jurnalbogor.com – PT Sentul City bersama warga Perumahan Venesia kembali menggelar kegiatan penanaman pohon di area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perumahan Venesia Sentul City pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PT Sentul City selaku pengembang dalam rangka mendukung program penghijauan serta pengembangan kawasan hijau yang berkelanjutan.
Program tersebut menjadi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih asri, nyaman, dan mendukung keseimbangan ekosistem di kawasan Sentul City.
Head Construction Sentul City, R. Arjo Hardjoenanto, menjelaskan bahwa karakter geografis Sentul City yang berada di wilayah selatan Jakarta dengan kontur lahan lebih tinggi dan berbukit menjadi pertimbangan utama dalam proses pengembangan kawasan.

“Karena areanya berada di wilayah dengan kontur yang cukup tinggi, maka saat mengembangkan satu area, hal pertama yang kami perhatikan baik dari sisi desain maupun pelaksanaan adalah area hijau,” ujar Arjo.
Ia menegaskan, setiap pengembangan kawasan di Sentul City selalu diawali dengan kajian terhadap potensi alam yang ada, mulai dari pepohonan, area hijau, hingga jalur-jalur air yang telah terbentuk secara alami.
“Area hijau tetap kami prioritaskan. Bahkan pada saat pelaksanaan, kami harus mengkaji terlebih dahulu potensi alam yang ada, baik mengenai area pepohonan, ruang hijau, maupun jalur-jalur air existing, karena itu sangat penting,” tambahnya.
Menurut Arjo, langkah tersebut bertujuan agar pembangunan kawasan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan. Kedepan, Sentul City menargetkan kawasan ini menjadi hunian yang semakin nyaman, sejuk, dan sehat bagi masyarakat.
“Kami ingin kawasan Sentul City berkembang menjadi lebih baik, sehingga warga yang tinggal di sini merasa lebih nyaman, lebih adem, dan manfaat alami seperti recovery oksigen benar-benar dirasakan dari lingkungan sekitar,” katanya.
Dalam program penghijauan ini, sejumlah area strategis ditetapkan sebagai prioritas penanaman, termasuk titik-titik RTH di tengah kawasan, pinggiran, hingga wilayah dengan tingkat kemiringan tinggi.
“Di area-area berkontur atau kemiringan, penghijauan menjadi prioritas agar kondisinya lebih stabil, lebih hijau, dan aman dari risiko longsor,” jelasnya.
Pada kegiatan kali ini, Sentul City bersama warga menanam lebih dari 2.600 pohon. Secara keseluruhan, jumlah pohon yang telah ditanam di kawasan tersebut hampir mencapai 3.000 pohon.
“Sebelum ini juga sudah ada penanaman. Untuk kegiatan pagi ini, ada lebih dari 2.600 pohon yang ditanam. Totalnya sudah hampir 3.000 pohon, dan ke depan kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan,” ungkap Arjo.
Jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan kebutuhan kawasan. Selain pohon berukuran tinggi untuk mendukung penghijauan, juga terdapat pohon buah dan tanaman produktif yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Di area tertentu, kami juga menanam pohon-pohon yang dapat dimanfaatkan masyarakat, seperti pohon buah dan jenis lain yang bermanfaat,” tutupnya. (Aga)






