Peristiwa Longsor Muarasari, Komisi III: Kontraktor Harus Lebih Jeli

  • Whatsapp

jurnalbogor.com – Peristiwa longsor di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, yang menyebabkan dua pekerja proyek tembok penahan tanah (TPT) tewas pada Minggu (18/2), mendapat sorotan Komisi III DPRD Kota Bogor.

Ketua Komisi III, H Zenal Abidin meminta agar peristiwa tersebut dijadikan pengalaman berharga bagi berbagai pihak, khususnya kontraktor agar tak gegabah kedepannya.

Read More

“Saya secara pribadi turut berdukacita atas peristiwa tersebut dan semoga pihak keluarga korban dapat bersabar dan adiberikan perhatian khusus oleh pihak pelaksana proyek dan Pemkot (Pemerintah Kota) Bogor,” ujqr H Zenal kepada wartawan, Senin (19/2).

Menurut dia, kontraktor harus lebih jeli melihat suasana dan kondisi di area pekerjaan khususnya jika lokasinya terbilang ekstrim. Seperti lokasi kejadian yang tebingannya berada di aliran sungai, yakni Sungai Cibalok.

“Karena berdasarkan informasi, sebelum terjadi longsor yang besar di siangnya, sempat terjadi juga longsor di pagi hari. Apalagi, kata dia, sudah ada tanda-tanda longsor yang dibarengi dengan derasnya aliran air sungai,” jelasnya.

Kendati demikian, Zenal mengapresiasi langkah cepat pihak kontraktor yang langsung membantu keluarga korban.

Politisi Partai Gerindra ini juga menekankan, agar Pemkot Bogor bergerak cepat menyikapi hal yang terjadi terlebih proyek yang digawangi Dinas PUPR Kota Bogor tersebut telah memakan korban jiwa.

“Korban atas musibah itu kan memiliki anak. Pemkot juga harus menjamin keluarganya termasuk sekolah anak-anak korban,” tegas Zenal.

Ke depan, ia berharap peristiwa serupa tak terulang kembali di proyek-proyek milik Pemkot Bogor.

“Catatannya bilamana terjadi tanda-tanda kelongsoran ditunda dulu aja pekerjaannya, jangan ambil resiko,” katanya.

Sebelumnya, sebanyak empat orang yang merupakan pekerja proyek pembangunan TPT di wilayah RT02 RW04 Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor tertimpa longsor.

Berdasarkan, data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, para korban tertimbun material longsor tebingan yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter saat sedang beraktivitas di area proyek yang berada di aliran Sungai Cibalok, Tajur tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

(FDY)

Editor: Fredy Kristianto

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *