Muscab V HIPMI Kabupaten Bogor Mulai Menghangat, Tiga Kader Ambil Formulir Calon Ketua Umum

  • Whatsapp
Ketua Steering Committee Muscab V BPC HIPMI Kabupaten Bogor, Ivan Nurdin (ketiga dari kiri) saat memberikan formulir kepada bakal calon yang berlangsung di Bells Place Sentul Hotel, Kamis (4/6/2026). (foto: dok HIMPI)

jurnalbogor.com – Musyawarah Cabang (Muscab) V BPC HIPMI Kabupaten Bogor mulai menunjukkan dinamika yang semakin menarik. Memasuki hari keempat masa pengambilan formulir bakal calon Ketua Umum, Steering Committee (SC) mencatat sedikitnya tiga kader telah terkonfirmasi mengambil formulir pendaftaran.

Tahapan pengambilan formulir dibuka sejak 2 Juni 2026 dan akan berakhir pada 5 Juni 2026. Selanjutnya, pengembalian formulir dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juni 2026.

Read More

Ketua Steering Committee Muscab V BPC HIPMI Kabupaten Bogor, Ivan Nurdin, mengatakan antusiasme kader mulai terlihat seiring berjalannya tahapan penjaringan calon ketua umum.

“Memasuki hari keempat, terdapat tiga nama yang berencana mengambil formulir pendaftaran. Namun hingga saat ini baru ada satu kandidat yang secara serius menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh tahapan pencalonan, yaitu Bernard Dwiputra Chandra yang saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum BPC HIPMI Kabupaten Bogor,” ujar Ivan Nurdin saat ditemui di Bells Place Sentul Hotel, Kamis (4/6/2026).

Meski demikian, panitia masih membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh kader yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam kontestasi kepemimpinan organisasi tersebut.

“Kami masih menunggu hingga batas akhir pengambilan formulir. Masih ada kesempatan bagi kader-kader terbaik HIPMI Kabupaten Bogor yang memiliki niat dan kesiapan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum,” tambahnya.

Menurut Ivan, Muscab V bukan sekadar agenda pemilihan pemimpin baru, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap Muscab V dapat menjadi momentum untuk membangkitkan semangat kewirausahaan di Kabupaten Bogor. Siapa pun yang nantinya maju dan terpilih, semangat kolaborasi harus menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang semakin kuat, solid, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (**)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *