PDBI Kabupaten Bogor Gercep Jaring Bibit Atlet Lewat Kejuaraan Marching Band Pelajar

  • Whatsapp
Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan saat memberikan hadiah kepada pemenang pada Kejuaraan Marching Band Antar Pelajar yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (10/6/2026). foto: aga jurnalbogor.

jurnalbogor.com – Pengurus Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Bogor bergerak cepat melakukan penjaringan calon atlet sejak usia dini melalui Kejuaraan Marching Band Antar Pelajar yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (10/6/2026).

Kejuaraan yang berlangsung dalam rangkaian Bogor Fest pada peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 itu diikuti 38 tim dari jenjang TK, SD, dan SMP yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor.

Read More

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, ajang ini menjadi momentum untuk melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat memperkuat PDBI Kabupaten Bogor di berbagai kejuaraan.

“Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk turut ambil bagian dalam memeriahkan HJB ke-544. Saya berharap akan lahir banyak bibit atlet yang nantinya dapat bergabung dengan PDBI Kabupaten Bogor dan meraih prestasi di berbagai event,” ujar Asnan.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, serta Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Egi Gunadi Wibawa.

Arif Rochmawan mengatakan, sesuai arahan Bupati Bogor, pembinaan atlet harus dimulai sejak usia dini. Karena itu, seluruh cabang olahraga di Kabupaten Bogor diharapkan mampu melakukan proses penjaringan dan pembinaan secara berkelanjutan.

“Sesuai arahan Bupati Bogor, kita harus fokus membina atlet sejak usia dini. Semua cabang olahraga harus benar-benar melakukan penjaringan serta pembinaan dari tingkat dasar. Targetnya, beberapa tahun ke depan kita memiliki atlet-atlet murni hasil pembinaan yang berkelanjutan,” kata Arif.

Sementara itu, Egi Gunadi Wibawa mengajak para pelajar untuk terus aktif dalam kegiatan positif agar tidak terlalu bergantung pada dunia digital dan penggunaan gawai.

“Handphone saat ini menjadi tantangan terbesar bagi para orang tua dalam mengawasi anak-anak. Dunia digital bisa berdampak buruk terhadap tumbuh kembang anak apabila tidak disikapi dengan bijak. Karena itu, dunia marching band menjadi salah satu wadah positif agar anak-anak tetap aktif dalam kegiatan olahraga dan seni,” jelas Egi.

Ketua PDBI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, menegaskan bahwa kejuaraan marching band tingkat pelajar ini akan dijadikan agenda rutin organisasi sebagai bagian dari program pembinaan atlet.

“Jika tidak ada halangan, event ini akan terus dilaksanakan dan menjadi bagian dari program kerja PDBI Kabupaten Bogor. Tujuannya adalah menjaring calon-calon atlet Kabupaten Bogor, baik untuk hari ini maupun masa depan,” pungkas Wahyudi. (Aga)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *