jurnalbogor.com – Sebanyak 602 atlet taekwondo dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Bogor ambil bagian dalam Kejuaraan Taekwondo MGMP 2026 yang digelar di GOR Laga Satria, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (25/7/2026).
Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Bogor, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Barat, dan Yayasan Antar Lintas Prestasi (ALP).

Ketua Umum Pengcab TI Kabupaten Bogor Arnold, melalui Bidang Pertandingan Rico Aditya, mengatakan dari total 602 peserta, sebanyak 450 atlet pemula bertanding pada nomor Poomsae dan Kyorugi, sedangkan 152 atlet lainnya juga mengikuti pertandingan di kedua nomor tersebut.
“Seluruh peserta merupakan pelajar, mulai dari kategori super pracadet usia 4–5 tahun hingga kategori usia 15–17 tahun,” ujar Rico.
Menurut Rico, kejuaraan ini merupakan bagian dari komitmen Pengcab TI Kabupaten Bogor dalam melahirkan atlet-atlet baru yang berpotensi menjadi andalan daerah di masa mendatang.
“Dari sisi prestasi, kami sudah mulai melihat potensi atlet-atlet yang dapat dibina dalam jangka panjang melalui program pembinaan Pengcab TI Kabupaten Bogor,” katanya.
Ia berharap sinergi antara Yayasan Antar Lintas Prestasi (ALP) dengan Pengcab TI Kabupaten Bogor dapat terus terjalin agar proses pembinaan atlet berlangsung secara berkesinambungan.
“Harapan saya, kerja sama antara Yayasan Antar Lintas Prestasi (ALP) dengan Pengcab TI Kabupaten Bogor dapat terus berlanjut sehingga pembinaan atlet dapat berjalan secara berkesinambungan,” tambah Rico.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan Taekwondo MGMP 2026, Hasanuddin Basri, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan program perdana ALP pada cabang olahraga taekwondo.
“Tujuan kami adalah mencetak sekaligus mewadahi para atlet agar memiliki kesempatan untuk berprestasi. Kami ingin menyediakan ruang kompetisi yang berkelanjutan, sehingga para atlet tidak hanya mengandalkan kejuaraan-kejuaraan tertentu, tetapi memiliki wadah pembinaan menuju prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” ujar Hasanuddin.
Hasanuddin menambahkan, ALP membina lima cabang olahraga. Sebelumnya, yayasan tersebut telah sukses menggelar kejuaraan karate, kemudian berkolaborasi dengan Pengcab TI Kabupaten Bogor untuk menyelenggarakan kejuaraan taekwondo.
“Masih ada tiga cabang olahraga lagi yang akan dilaksanakan, yaitu renang, panahan, dan pencak silat,” pungkasnya. (Aga)






