Memprihatinkan, Disdik Rehab SD Negeri Cadas Leueur

  • Whatsapp
Buruh bangunan menurunkan genting, yang mengakibatkan atap ambrol akibat bocor ketika hujan. foto: ando | jurnalbogor

jurnalbogor.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor ambil langkah kongkrit atas rusak berat bangunan ke SD Negeri Cadas Leueur, di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung.

Kabid Sarpas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta mengatakan, bahwa pihaknya menerima laporan adanya sekolah yang mengalami kerusakan.

Read More

“Kami terima laporan ada sekolah yang mengalami kerusakan, maka dari itu hari ini kita langsung terjun ke lokasi untuk mengecek langsung kondisi fasilitas pendidikan di Cadas Leueur,” ujar Yanto kepada Jurnal Bogor, Rabu (22/7).

Ia menambahkan, sekolah dasar tersebut selain memerlukan perbaikan atau rehabilitasi, juga membutuhkan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk kenyamanan kegiatan belajar mengajar.

“Jadi kami targetkan rehabilitasi 3  ruang kelas dengan postur APBD sebesar Rp 400 juta, karena ini kategori rusak sedang. Makanya kita fokus melalukan perbaikan dan penyelamatan anak-anak sekolah untuk KBM terlebih dahulu,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya pun tengah berkoordinasi dengan salah satu perusahaan di wilayah tersebut untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami juga sekarang sedang berkoordinasi dengan PT Antam, untuk membantu rehabilitasi sarana prasarana lainnya yang sifatnya tidak pembiayaan besar,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala SDN Cadas Leueur, Riah Juariah menerangkan, bahwa sekolah yang dipimpinnya tersebut, sudah mengalami kerusakan sejak 8 tahun lalu.

“Sekolah ini sudah rusak dari 8 tahun lalu, dan kami sudah sering kali mengusulkan, tapi belum dibenahi sampai sekarang. Dan jumlah rombongan belajar (rombel) kita sekarang ada 9 rombel, sedangkan jumlah ruang kelas hanya ada 3 unit yang dapat digunakan,” terang Riah.

Ia memaparkan, pihaknya meminta kepada Pemkab Bogor melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk segera ada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

“Alhamdulillah teman-teman Disdik sekarang sudah melakukan pengecekan kondisi sekolah, dan peningkatan fasilitas pendidikan akan menjadi skala prioritas,” tandasnya. (ando)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *