Damkar Bogor Semprot Jalan di 11 Wilayah, Kurangi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

  • Whatsapp

jurnalbogor.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Bogor bergerak cepat mengantisipasi paparan abu vulkanik dampak letusan gunung anak Krakatau. Petugas melakukan light water spray atau penyemprotan air ringan di 11 wilayah, Minggu (6/9/2026).

Langkah tersebut dilakukan atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Penyemprotan dimulai pukul 11.00 WIB dengan menyasar sejumlah ruas jalan dan kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Read More

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, penyemprotan bertujuan mengurangi debu yang beterbangan akibat kondisi jalan. Langkah ini sekaligus untuk meminimalkan paparan partikel debu kepada warga.

“Sebanyak 11 wilayah menjadi sasaran penyemprotan. Lokasinya meliputi Ciawi, Ciomas, Parung, Parung Panjang, Cibinong, Cileungsi, Cariu, Babakan Madang, Citeureup, Leuwiliang, dan Gunung Putri,” kata Yudi Santosa.

Yudi menambahkan, di Ciawi, petugas menyemprot ruas sekitar Pasar Ciawi hingga RSUD. Sementara di Ciomas, penyemprotan dilakukan dari sekitar kantor kecamatan hingga sektor. Petugas juga menyasar kawasan Pasar Parung dan sekitar sektor Parung Panjang.

“Di Cibinong, penyemprotan dilakukan di Jalan Tegar Beriman dan kawasan Pakansari. Sementara, penyemprotan di Cileungsi dilakukan di sekitar Metland. Di Cariu, petugas menyasar kawasan sekitar Kantor Kecamatan Cariu, “tambahnya.

Wilayah Babakan Madang mendapat penyemprotan mulai Bellanova hingga kawasan kecamatan dan pasar.

Di Citeureup dan Bogorindo, petugas menyemprot ruas dari Tugu Pancakarsa hingga Lampu Merah Kandang Roda.

Sementara itu, warga sangat mengapresiasi langkah Damkar Kabupaten Bogor mendapat respons positif dari masyarakat.

Dedi, warga yang sehari-hari beraktivitas di luar ruangan, mengaku terbantu dengan penyemprotan tersebut.

“Abu vulkanik itu cukup berbahaya bagi kita semua, terutama masyarakat yang beraktivitas di lapangan. Dengan adanya penyemprotan jalan ini, kami sangat terbantu,” ujar Dedi.

Menurutnya, penyemprotan dapat membantu mengurangi paparan debu yang berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Hal senada disampaikan Asep. Ia menilai penyemprotan air dapat mengurangi debu yang beterbangan di jalan.

“Bagus, supaya abu vulkaniknya tidak terlalu beterbangan. Kalau disemprot air, debunya jadi tidak ngebul dan lebih mengurangi debu di jalan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Damkar Kabupaten Bogor mengambil langkah preventif untuk menjaga kenyamanan masyarakat di kawasan dengan mobilitas tinggi.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait kondisi kualitas udara. Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga disarankan menggunakan masker saat kondisi udara berdebu. (Aga*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *