jurnalbogor.com – Hilal Firmansyah menang dengan selisih suara 69 melawan Sulhajji Jompa setelah Ridwan Rusliadi memutuskan mundur jelang pemungutan suara pada Musyawarah Kabupaten (Mukab) IX Kadin Kabupaten Bogor, di Ballroom Harris, Cibinong, Rabu (02/09).
Ketua terpilih Kadin Kabupaten Bogor periode 2026-2031, Hilal Firmansyah menegaskan, pihaknya akan merangkul seluruh anggota Kadin Kabupaten Bogor tanpa terkecuali.
“Perbedaan dalam kontestasi itu biasa, tetapi setelah itu haru kembali bersatu. Artinya semua selesai dalam Mukab, setelah ini kembali ke rumah besar untuk memajukan Kadin Kabupaten Bogor kedepan,” ujar Hilal.
Pria yang sudah menjalani dunia usaha di Kabupaten Bogor puluhan tahun itu mengatakan, kapabilitas akan jadi pertimbangan utama pihaknya dalam kepengurusan Kadin Kabupaten Bogor selama lima tahun kedepan.
“Semangat kami dari awal itu bertanding untuk bersanding, makanya semua anggota Kadin berpeluang menjadi pengurus namun disesuaikan dengan kemampuan dan potensi SDM yang bisa dirangkul,” kata Hilal.
Ia menerangkan, pihaknya akan segera lakukan penataan Kadin Kabupaten Bogor demi kepentingan semua pelaku usaha yang ada di wilayah Bumi Tegar Beriman.
“Pertama yang kami benahi itu tata kelola, infrastruktur dan semua yang berpengaruh terhadap kinerja kami. Kami juga akan segera melakukan mapping terhadap segala sesuatu yang dapat dieksekusi dalam waktu dekat dan panjang,” terangnya.
Di tempat yang sama, Sulhajji Jompa mengungkapkan, pihaknya apresiasi penyelenggaraan Muscab IX Kadin Kabupaten Bogor, yang berlangsung secara demokratis.
“Saya kira ini kontestasi yang luar biasa, penuh dinamika. Ini kontestasi untuk memikul amanah, jadi yang lolos akan memiliki tanggung jawab dalam sebuah organisasi. Hari ini Hilal yang menang, kami hargai dan terima,” ungkap Sulhajji.
Ia menjelaskan, pihaknya tak menaruh harapan banyak untuk dapat masuk dalam kepengurusan kepemimpinan Hilal Firmansyah.
“Tergantung mereka (Hilal dan tim). Untuk penentuan kepengurusan itu kewenangan sepenuhnya pemenang,” jelasnya.
Sementara itu, Ridwan Rusliadi mengungkapkan, bahwa sikap dirinya sebelum dilakukan pemungutan suara itu bagian dalam strategi untuk memenangkan Hilal Firmansyah.
“Alasan saya mundur itu demi menjaga persaudaraan, biar lebih adem. Kalau dua calon itu lebih enak peserta dalam menentukan pilihan,” ungkap Brehom, sapaan akrab Ridwan Rusliadi.
Lebih lanjut Brehom memaparkan, pihaknya telah menentukan sikap setelah menyatakan mundur dalam kontestasi calon ketua Kadin pada Mukab IX Kadin Kabupaten Bogor.
“Setelah saya mundur itu seluruh pendukung itu berdasarkan kesepakatan tim Brehom itu menentukan pilihan untuk mendukung dan memenangkan Hilal. Alhamdullilah Hilal memang untuk Kadin Kabupaten Bogor lebih baik lagi,” tandas Brehom. (Ando)






