Pencemaran Kali Cikaniki Diduga Kuat Adanya Pengolahan Tong di Curugbitung

  • Whatsapp
Kondisi Kali Cikaniki yang diduga tercemar limbah. Foto: IST

‎jurnalbogor.com – Bertahun-tahun di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikaniki di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor tercemar. Tercemarnya kali Cikaniki salah satu penyebabnya diduga kuat adanya pengolahan emas yang  menggunakan gentong berukuran besar tepatnya di wilayah Desa Curugbitung, Nanggung.‎

‎‎Informasi yang dihimpunan Jurnal Bogor, puluhan pengolahan emas yang menggunakan gentong dengan daya tampung sekitar 200 karung lumpur  di Desa Curugbitung, kerap membuang limbah B3  ke aliran sungai di Kecamatan Nanggung.‎

Read More

‎” Sekitar 10 lebih  pengolahan gentong emas berukuran besar. Kapasitasnya sekitar 200 beban  lumpur masuk di pengelolahan gentong itu,” kata warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya kepada Jurnal Bogor, Kamis (30/6/2026).‎

‎Pengolahan gentong yang  menggunakan bahan kimia berbahaya jenis Sianida membuang limbahnya ke sungai.‎

“Kemana lagi buang limbahnya selain ke sungai. Rata-rata para pengusaha gentong emas di Curugbitung itu buang cairan limbahnya ke sungai kali Cikaniki,” kata dia.‎

‎Sementara di saat  kemarau yang berkepanjangan dan sulitnya sumber air bersih, warga di Desa Kalongliud yang  rumahnya tak jauh dengan bantaran kali menggunakan sungai Cikaniki dengan kondisi tak layak.‎‎

‎Kepala Desa Curugbitung Maman Lukmanul Hakim saat dikonfirmasi belum merespons terkait maraknya pengolahan tong emas ilegal  berukuran besar yang kerap membuang limbah ke kali Cikaniki yang dilakukan warganya.

(Arip Ekon)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *