jurnalbogor.com – Guna menanggulangi persoalan banjir yang kerap terjadi di musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera melakukan penataan di wilayah Utara Bumi Tegar Beriman.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pihaknya bersama telah melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) dengan pihak terkait untuk penanggulangan banjir di wilayah Kemang, Ciseeng dan Parung.
“Hari Sabtu (20/6) kami melakukan Rakor di Kecamatan Kemang. Yang hadir adalah Forkopimcam Kemang, Parung dan Ciseeng, nanti akan dilanjutkan di Kecamatan Rancabungur. Kami akan lakukan normalisasi beberapa saluran air,” ujar Rudy kepada Wartawan, kemarin.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 2019-2024 itu menambahkan, pihaknya telah melakukan inventaris pada sejumlah titik yang kerap banjir di musim penghujan.
“Kami akan menuntaskan beberapa titik lokasi yang sering terjadi banjir. Maka pada saat kondisi banjir kami tidak bisa lakukan normalisasi, sekarang cuaca intensitas hujan tidak terlalu tinggi kami akan lakukan normalisasi di beberapa saluran irigasi maupun sungai-sungai yang ada,” kata Rudy.
Wasekjen DPP Partai Gerindra itu mengungkapkan, upaya pemerintah dalam penanganan banjir tersebut memerlukan dukungan seluruh unsur di lokasi setempat.
“Dukungan yang penting adalah kalau itu di daerah irigasi ada bangunan-bangunan, maka kami sudah lakukan sosialisasi-sosialisasi untuk pengembalian fungsi lahan tersebut. Makanya kalau ada bangunan di daerah irigasi, kami minta untuk lakukan pembongkaran mandiri,” terang Rudy.
Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya juga lakukan penanganan serupa di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor lainnya.
“Tanjungsari dan Cariu penanganan juga sudah kami mulai, untuk saluran irigasi yang mengaliri 700 sampai 800 hektar sawah yang ada. Artinya, kami akan bereskan semua wilayah secara bertahap,” tandasnya. (Ando)






