jurnalbogor.com – Persiapan atlet Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI) Kabupaten Bogor menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 memasuki fase krusial. Dengan waktu sekitar satu setengah bulan menuju kompetisi, tim pelatih mulai mematangkan berbagai aspek teknis dan menjaga konsistensi performa atlet.
Pelatih Sepatu Roda Porda Kabupaten Bogor, Henky Max Surya, mengatakan program latihan saat ini lebih diarahkan pada penguatan kembali teknik-teknik dasar yang menjadi fondasi utama dalam pertandingan.
Menurutnya, salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus adalah teknik start. Meski atlet telah memiliki kemampuan dan kecepatan yang baik ketika berada di lintasan, kesalahan pada fase awal perlombaan dapat berdampak besar terhadap hasil akhir.
“Sekarang sudah masuk tahap akhir, kurang lebih satu setengah bulan lagi menuju pertandingan. Kami kembali mengingatkan fundamental, terutama start. Karena walaupun atlet sudah bagus di tengah lintasan, kalau start-nya salah, itu bisa fatal,” ujar Henky kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).
Untuk menjaga kesiapan atlet, program latihan disusun dalam total 14 sesi. Rinciannya terdiri dari 10 sesi speed, dua sesi freestyle, dan dua sesi skateboard.
Selain persiapan teknis melalui latihan rutin, tim juga menyiapkan atlet untuk mengikuti sejumlah kejuaraan sebagai bagian dari evaluasi sekaligus mengukur perkembangan performa sebelum tampil di Porprov XV Jabar 2026.
“Target terdekat kami ada tiga kejuaraan di Jawa Barat, di antaranya Kabupaten Bekasi, Bandung dan Karawang,” jelasnya.
Henky menilai kejuaraan-kejuaraan tersebut penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus mengetahui sejauh mana kesiapan atlet menghadapi persaingan di Porprov.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, tim pelatih kini berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan kemampuan, ketepatan teknik dan kondisi atlet agar dapat mencapai performa terbaik saat kompetisi berlangsung. (Aga)






