jurnalbogor.com – Akuatik Kabupaten Bogor menggelar Kejuaraan Renang se-Jawa Barat Arena Torpedo Cup VI 2026 di Kolam Renang Padepokan Voli Sentul, Sentul City, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/7/2026).
Kejuaraan yang diikuti sekitar 500 perenang dari berbagai daerah di Jawa Barat ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjaringan atlet pelajar untuk menghadapi seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat tahap I.

Ketua Akuatik Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, mengatakan kejuaraan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan atlet usia dini yang akan menjadi fondasi prestasi renang Kabupaten Bogor di masa depan.
Menurutnya, atlet-atlet yang saat ini dibina melalui berbagai klub renang di Kabupaten Bogor diharapkan dapat menjadi tulang punggung kontingen Kabupaten Bogor pada ajang Porprov Jawa Barat 2026 maupun kejuaraan lainnya.
“Atlet-atlet yang nantinya memperkuat Kabupaten Bogor di Porprov Jabar 2026 berasal dari hasil pembinaan usia dini seperti yang sedang kita lakukan saat ini. Karena itu, pembinaan harus terus berjalan secara berkesinambungan,” ujar Bambam.
Ia juga mengajak seluruh klub renang di Kabupaten Bogor untuk terus menjaga semangat dalam membina atlet-atlet muda agar regenerasi prestasi tetap terjaga.
“Saya mewakili kepengurusan baru Akuatik Kabupaten Bogor mengajak seluruh klub untuk terus semangat melaksanakan pembinaan atlet-atlet muda. Harapan kami, mereka tidak hanya berprestasi di tingkat Kabupaten Bogor, tetapi juga di tingkat Jawa Barat, nasional, hingga mampu menembus level internasional, seperti atlet-atlet yang telah lahir sebelumnya,” katanya.
Bambam berharap, melalui kejuaraan dan seleksi ini pembinaan atlet lokal yang diharapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto, bisa berjalan.
“Pak bupati ingin pembinaan atlet terus dilakukan, agar ke depan Kabupaten Bogor hanya diperkuat oleh-atlet-atlet lokal, bukan dari daerah lain,” ucap Bambam.
Sementara itu, Ketua Bidang Prestasi Akuatik Kabupaten Bogor, Sugeng Hariyadi AW, menambahkan bahwa seleksi ini juga nantinya akan membedakan mana atlet yang berasal dari sekolah dan klub.
Hal ini dilakukan karena peserta kejuaraan renang ini tidak seluruhnya mewakili sekolah. Begitu juga sebaliknya.
“Nanti hasil seleksi ini akan kita bedain, mana yang dari sekolah dan mana yang dari klub,” terang Sugeng.
Kejuaraan dan seleksi ini, lanjut Sugeng, akan berlangsung selama dua hari, 11-12 Juli 2026, dengan 1.000 nomor yang dipertandingkan, di antaranya gaya bebas 25 meter, 50 meter dan 100 meter.
Gaya dada 25, 50 dan 100 meter, serta gaya punggung 25 meter dan 50 meter.
“Untuk kategori umur dari usia 4 tahun ke atas, minimal tingkatan SMA,” ujar Sugeng. (Aga)






