jurnalbogor.com – KONI Kota Bogor terus melakukan berbagai persiapan untuk mencapai target 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) pada November mendatang.
Salah satunya dengan melaksanakan tes fisik bagi 596 atlet yang akan dibagi dalam empat sesi. Dimulai pada 7 sampai 8 Februari di Aula KONI, kemudian 16-17 Februari di Indoor A.
Wakil Ketua I KONI Kota Bogor, Yudi Wahyudi mengatakan bahwa tes fisik akan dilaksanakan dengan spesifik sesuai karakteristik cabang olahraga (cabor).
“Tes fisik ada yang dilakukan dengan delapan item, lima, tiga, dan empat. Sesuai komponen kenutuhan kondisi fisik dan karakteristik cabor,” ujar Yudi kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).
Yudi menjelaskan, pada tes fisik sesi pertama pada 7 Februari diikuti oleh 15 cabor terukur. Kemudian di sesi kedua 8 Februari bakal diikuti 15 cabor beladiri.
“Untuk sesi tiga 16 Februari ada 14 cabor kombinasi terukur dan pemainan. Sedangkan di tanggal 17 Februari akan ada 12 cabir beregu,” jelasnya.
Menurut dia, apabila hasil tes fisik baik, maka atlet akan berangkat. Namun, bila penilaian cukup bakal menjadi pertimbangan untuk diberangkatkan.
“Kalau nilai tesnya kurang, otomatis bakal terdgradasi. Jadi dari total atlet tersebut, takkan semua bisa diturunkan dalam Porprov,” kata Yudi.
Lebih lanjut, kata dia, berdasarkan data awal Porprov sebelumnya ada 1.301 , setelah dites fisik yang bisa berangkat hanya 447 atlet.
“Pada Porprov kali ini, data awal atlet 1.336, berkuramg menjadi 1.074, berkurang lagi jadi 831, dan saat ini sementara di 596 atlet,” katanya.
Yudi menambahkan, dalam tes fisik tak hanya atlet yang nilainya kurang yang terdegradasi. Tetapi mereka yang potensial bisa juga ada yang terkena degradasi. (Aga*)






