TikTok Ambil Alih Tokopedia

  • Whatsapp
Tiktok

jurnalbogor.com – Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terpantau turun pada perdagangan sesi II Senin (29/1), setelah sang CEO Patrick Walujo buka-bukaan soal alasan penjualan saham Tokopedia ke ByteDance, yang merupakan induk TikTok.

Per pukul 14:49 WIB, saham GOTO terkoreksi 6,1% ke posisi Rp 77/saham. Saham GOTO kembali berada di level psikologis Rp 70 per saham, setelah bertahan cukup lama di level psikologis Rp 80 per saham.

Read More

Saham GOTO hingga sesi II hari ini sudah ditransaksikan sebanyak 21.873 kali dengan volume sebesar 3,72 miliar lembar saham dan nilai transaksinya sudah mencapai Rp 293,67 miliar. Adapun kapitalisasi pasarnya saat ini mencapai Rp 92,51 triliun.

Dari orderbook-nya, terpantau antrean beli mendominasi dari antrean jual. Dari order bid atau beli, total antreannya sudah mencapai 27 juta lot, dengan antrean beli terbanyak berada di harga Rp 76/saham yang mencapai 6,6 juta lot atau sekitar Rp 50 miliar.

Sedangkan dari order offer atau jual, total antreannya mencapai 17 juta lot, dengan antrean jual terbanyak berada di harga Rp 81/saham yang mencapai 3,9 juta lot atau sekitar Rp 33 miliar.

Setelah sekitar enam hari bertahan di level psikologis Rp 80 per saham, GOTO kembali terkoreksi hingga menyentuh kembali level psikologis Rp 70 per saham, di mana GOTO terakhir mencetak level psikologis ini di perdagangan awal November 2023.

Amblesnya saham GOTO terjadi setelah CEOGOTO Patrick Walujobuka-bukaan soal alasan penjualan saham Tokopedia ke ByteDance, induk dari TikTok.

Patrick mengatakan bahwa keputusan penjualan 75% saham Tokopediake ByteDanceadalah pilihan yang harus diambil untuk bertahan.

“Banyak orang yang tidak pahamapa yang saya hadapi ketika itu. Itu adalah pilihan antara bertahan hidup atau mati. Memang kematiannya bakal perlahan tetapi pasti,” katanya dalam acara Dealstreet Asia Indonesia PE/VC Summit, Kamis (25/1/2024).

Oleh karena itu, ia yakin keputusan tersebut tepat meskipun banyak yang melontarkan kritik baik soal porsi saham yang dijual maupun nilai kesepakatan yang dinilai terlalu rendah.

Kondisi ini membuat Patrick memilih untuk mendorong kemitraan antara Tokopediadengan TikTokdan memperkuat posisi sebagai platformecommerce nomor satu.

ByteDancemenanamkan modal senilai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 23,38 triliun di PT Tokopedia. Transaksi tersebut diharapkan akan selesai pada kuartal pertama 2024.

Aksi korporasi tersebut membuat bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan di bawah PT TokopediadenganTikTok akan memiliki pengendalian atas PT Tokopedia. Fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok di Indonesia akan dioperasikan dan dikelola oleh PT Tokopedia.

Melansir keterbukaan informasi, GOTO mengungkapkan perusahaan telah menandatangani perjanjian pembelian aset dan pengambilalihan saham pada 10 Desember lalu.

“Apabila rencana investasi ini dapat diselesaikan oleh para pihak, hal ini akan menyebabkan TikTok menjadi pemilik dari 75,01% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh di Tokopedia dan kepemilikan [GOTO] menjadi 24,99% di Tokopedia,” terang manajemen GOTO lewat keterbukaan informasi BEI.

(DR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *