Tingkatkan Kompetensi Digital, Diskominfo Bogor Dorong Tenaga Pendidik PAUD Manfaatkan AI Secara Cerdas

  • Whatsapp
Diskominfo Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Digital Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi Tenaga Pendidik PAUD Kabupaten Bogor Tahun 2026, yang berlangsung, Selasa (11/8/2026) di Hotel Pesona Anggraini, Cisarua, Puncak. foto: dok diskominfo

jurnalbogor.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong peningkatan kompetensi dan literasi digital tenaga pendidik, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Hal tersebut disampaikan Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Digital Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi Tenaga Pendidik PAUD Kabupaten Bogor Tahun 2026, yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu, 11-12 Agustus 2026, di Hotel Pesona Anggraini, Cisarua, Puncak.

Read More

Bambang Widodo mengatakan, perkembangan AI berlangsung sangat cepat dan telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Karena itu, tenaga pendidik perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi sekaligus memanfaatkan teknologi secara cerdas, bijak, kreatif, aman, dan bertanggung jawab.

“AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan. AI telah menjadi bagian dari kehidupan kita saat ini. Karena itu, dunia pendidikan perlu mampu beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut secara cerdas, bijak, kreatif, aman, dan bertanggung jawab,” ujar Bambang.

Menurutnya, tenaga pendidik PAUD memiliki peran strategis karena menjadi bagian dari garda terdepan dalam membentuk karakter dan menyiapkan generasi penerus Kabupaten Bogor.

Ia menegaskan, pemanfaatan AI harus ditempatkan sebagai alat bantu yang mendukung tugas pendidik, bukan menggantikan peran guru dalam mendidik, membimbing, membangun karakter, dan memberikan keteladanan kepada anak.

“Teknologi harus menjadi alat untuk membantu pendidik, bukan menggantikan peran guru. Sentuhan manusia, keteladanan, pendampingan, dan pembentukan karakter tetap menjadi bagian yang tidak dapat digantikan oleh teknologi,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep dasar AI, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kegiatan pendidikan sehari-hari.

Pemanfaatan AI, lanjut Bambang, dapat membantu tenaga pendidik dalam menyiapkan bahan pembelajaran, mengembangkan ide kegiatan yang kreatif, menyusun materi komunikasi dengan orang tua, hingga mendukung pekerjaan administratif agar lebih efektif dan efisien.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya literasi digital, etika, kehati-hatian, dan tanggung jawab dalam menggunakan AI. 

Setiap informasi yang dihasilkan oleh AI perlu diverifikasi dan tidak dapat diterima begitu saja tanpa pertimbangan profesional.

“Tidak semua informasi yang dihasilkan AI dapat langsung dipercaya. Guru tetap harus melakukan verifikasi, menggunakan pertimbangan profesional, dan memastikan teknologi digunakan sesuai dengan nilai-nilai pendidikan,” tegasnya.

Bambang berharap, pelatihan selama dua hari tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan formal, tetapi menjadi langkah awal bagi para tenaga pendidik untuk terus mengembangkan kemampuan digital dan menerapkannya di satuan pendidikan masing-masing.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, khususnya para narasumber dan instruktur dari Balai Latihan Sumber Daya Manusia (BLSDM) Komdigi Bandung, BLSDM Komdigi Jakarta, Universitas Pakuan Pascasarjana, serta unsur praktisi dan pihak lainnya.

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi digital para tenaga pendidik PAUD dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi harus dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mempermudah pekerjaan, memperluas kreativitas, meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan teknologi sebagai sarana untuk memperluas kreativitas, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan menghadirkan pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman,” pungkasnya.

Kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Digital Pemanfaatan AI bagi Tenaga Pendidik PAUD Kabupaten Bogor Tahun 2026 kemudian secara resmi dibuka oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor. (Aga*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *