Targetkan Partisipasi Pemilih di Pilbup Bogor 2024, KPU Kabupaten Bogor Rangkul Budayawan

  • Whatsapp
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Bogor Aprian Wahyudi (tengah) saat mensosialisasikan Pilkada Bogor 2024 bersama budayawan, Senin (18/11).

jurnalbogor.com – Bogor – Dengan difasilitasi Kantor Kesbangpol, KPU Kabupaten Bogor mensosialisasikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 kepada para budayawan.

Apalagi, KPU Kabupaten Bogor menargetkan partisipasi pemilih dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2024 sebanyak 85 persen atau naik dari sebelumya yaitu 71 persen.

Read More

“Tujuan kami mengadakan sosialisasi Pilkada serentak 2024 agar para budayawan memiliki hasrat politik, lalu mencoblos di Pilbup Bogor dan Pilgub Jawa Barat 2024,” ucap Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Bogor Aprian Wahyudi kepada wartawan, Senin, 18 November 2024.

Aprian Wahyudi menuturkan bahwa pada Pemilu sebelumnya, Pilpres dan Pileg partisipasinya lebih tinggi dibandingkan Pilbup Bogor dan Pilgub Jawa Barat.

Hal ini pun menjadi tantangan KPU Kabupaten Bogor, hingga mereka berinovasi dan mensosialisasikan Pilkada serentak 2024 kepada banyak komunitas masyarakat.

“Kami pun berinovasi, agar partisipasi Pilbup Bogor dan Pilgub Jawa Barat 2024 meningkat dan lebih besar dibandingkan Pilpres dan Pileg,” tutur Aprian Wahyudi.

Salah satu budayawan Mohamad Aliyudin mengapresiasi KPU Kabupaten Bogor yang sudah melirik dan bahkan mensosialisasikan Pilkada serentak 2024 ke rekan – rekan budayawan.

“Semoga budayawan melek politik dan tidak masuk kedalam kategori golongan putih (Golput), mudah – mudahan kami berperan dalam mewujudkan target partisipasi pemilih yang dicanangkan KPU Kabupaten Bogor,” ungkap Mohamad Aliyudin.

Ia pun berpesan agar para budayawan tidak Golput dan melek politik, para calon kepala daerah pun ia minta harus memperhatikan dan memfasilitasi ruang gerak para budayawan.

“Kami ingin difasilitasi dalam ruang gerak dalam berbudaya maupun berkesenian, apalagi dengan budaya dan kesenian, budayawan bisa turut membantu pemerintah dalam menjaga moral masyarakat, selain juga berfungsi sebagai pelestari adat istiadat,” tukas Mohamad Aliyudin. (Aga)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *