jurnalbogor.com – Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Jabodetabek di Senin (12/1/2026) dinihari, membuat suasana di Polsek Parungpanjang yang terletak di Jalan Raya Mohamad Toha di Desa Cibunar Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, tenang dan syahdu seperti langit yang menangis dan bumi yang tersenyum.
Namun suasana itu justru dijadikan kesempatan emas bagi tahanan Mapolsek Parungpanjang untuk melarikan diri, Senin (12/1/2026) diperkirakan di waktu menjelang subuh sekira pukul 04.00 WIB. Rentang waktu menjelang subuh memang waktu terbaik di kala kelopak mata yang tertahan begadang sudah mulai lelah dan kuyu. Apalagi suasana hujan membuat hawa tubuh inginnya ditemani selimut sambil menggulir tampilan layar handphone.
Belum diketahui identitas tahanan yang berhasil melarikan diri di tengah kelengahan petugas jaga. Namun Kapolsek Parungpanjang Kompol M Taufik membenarkan informasi itu. “Aduh, mas tahu aja. Dapat info darimana,” kata Kapolsek di ujung telepon saat dikonfirmasi Jurnal Bogor Senin siang.
Kapolsek M Taufik yang baru menjabat di Parungpanjang ini mengaku tidak bisa mengelak dari informasi kaburnya tahanan laki-laki dari sel tahanan kantor yang dipimpinnya. Namun dirinya enggan menyebut secara detil identitas tahanan kabur itu. “Nanti saja saya cerita sambil ngopi-ngopi,” ujarnya yang mengaku sudah melaporkan peristiwa ini ke Kapolres Bogor AKBP Wikha di Cibinong.
Lokasi Mapolsek Parungpanjang memang tepat di pinggir jalan yang kini sudah selesai diperbaiki Pemprov Jabar namun masih terkendala pembayaran karena defisit anggaran. Namun yang pasti lancarnya arus lalin di Parungpanjang akibat ditutup sementara aktivitas tambang batu di Parungpanjang, Rumpin, dan Cigudeg dijadikan peluang terbaik tahanan mapolsek kabur. Apalagi suasana sepi sangat mendukung aksi tahanan.
Strategisnya lokasi Mapolsek Parungpanjang di pinggir jalan membuat aparat penegak hukum ini menyaksikan langsung praktik-praktik yang dilakukan jawara Parungpanjang terhadap para supir truk odol (over dimensi over load) tambang batu. Yah Namanya juga di pinggir jalan yang padat trafik tambang batu yang kini sedang sepi namun tetap ada saja yang lolos. Seperti tahanan yang lolos dari Mapolsek Parungpanjang, Senin subuh. (hry)






