Panwascam Gunung Putri Imbau Instansi dan Kades Jaga Netralitas

  • Whatsapp
Panwascam Gunung Putri

jurnalbogor.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bogor melalui Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Gunung Putri, melakukan pertemuan dengan awak media, Minggu (4/2/2024) di kantor Sekretariat Panwascam Jl. Mercedez Perum Taman Putri RW 12, Desa Wanaherang, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Minggu (4/2/24).

Panwascam Gunungputri menjelaskan, tahapan kegiatan yang telah dilakukannya termasuk pengawasan kampanye dengan berbagai pencegahan diantaranya mengirim surat imbauan kepada seluruh instansi maupun kepala desa agar menjaga netralitas dan tidak ada unsur keberpihakan kepada salah satu peserta pemilu, baik kepada calon maupun partai tertentu.

Read More

“Kami juga telah melaksanakan himbauan kepada seluruh partai politik peserta pemilu 2024 untuk mentaati aturan dalam melaksanakan kampanye sebagaimana ketentuan yang berlaku,” ucap Ketua dan kordiv SDMO, Saepulloh, ST kepada Jurnal Bogor.

Mengingat jumlah pemilih di kecamatan Gunung Putri terbanyak kedua se-Kabupaten bogor yakni sebanyak 212.030 pemilih, panwascam juga menghimbau PPK kecamatan agar memerhatikan logistik Pemilu 2024 dengan sebaik mungkin.

“Kami sedang melakukan pengawasan distribusi dan penanganan logistik pemilu 2024 yang sebagian sudah berada di gudang PPK Gunung putri yang berada di Desa Bojongnangka. Dalam pengawasan logistik ini kami fokus pada keamanan penyimpanan logistik agar meminimalisir masalah yang terjadi,” ujarnya.

Demi meminimalisir masalah yang terjadi pada logistik pemilu 2024 tersebut Panwascam Gunung Putri mengirim surat himbauan kepada PPK Gunung Putri bernomor surat 236/PM.00.02/K.JB-04/10/2024 tanggal 3 Februari 2024.

“Dimana dalam surat itu kami menyampaikan agar PPK memerhatikan beberapa hal dalam penyimpanan logistik. Diantaranya agar penyimpanan kotak suara berisi surat suara dan kelengkapan lainnya untuk menggunakan tatakan pallet seluruhnya mengingat saat musim penghujan yang cukup tinggi dikhawatirkan lembab dan dapat merusak kotak suara yang berisi surat suara,” imbuhnya.

Mirisnya, PPK Gunung Putri sampai saat ini belum memasang identitas gudang PPK untuk penyimpanan logistik Pemilu 2024 tersebut.

“Ya memang betul sampai surat imbauan dari kami keluarkan belum terlihat terpasang identitas di Gudang logistik PPK Gunung putri di desa bojong nangka tersebut,” ungkapnya.

Informasi selanjutnya, Panwascam Gunungputri juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melantik sebanyak 906 petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS).

“Karena ada 906 TPS se- Gunung Putri makanya kita lantik dan tugaskan pengawas sebanyak itu pula untuk mengawasi jalannya proses pencoblosan di TPS nanti,” tambahnya.

Sementara, Ramdhani Panwascam Gunungputri bidang sengketa masalah, juga mengatakan ada dua pelanggaran yang terjadi sepanjang momen Pemilu 2024 di Kecamatan Gunung putri.

“Alhamdulillah pelanggaran tersebut bukan kategori pelanggaran berat dan sudah ditangani dengan peneguran dan pemanggilan hingga mediasi langsung di lapangan dengan penanganan saat itu juga durasi 1×24 jam clear,” katanya.

Selain itu, masih kata Ramdhani, khusus untuk wilayah Desa Bojong Kulur, sudah menyarankan ke PPS setempat agar bersurat ke PPK hingga KPU. “Hal itu kita lakukan mengingat wilayah Bojong Kulur termasuk wilayah rawan bencana alam banjir, ada 38 TPS yang berpotensi kena bencana banjir dan harus punya TPS alternatif,” pungkasnya.

“Kami juga sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin di garda terdepan dalam pengawasan Pemilu 2024 di Kecamatan Gunung putri agar tertib berjalan sesuai aturan, lancar dan tentunya pemilu yang damai dan aman,” tutupnya.

(NN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *