jurnalbogor.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Ikatan Putra-Putri Keluarga KORPRI (IKAPRI) Kabupaten Bogor, Rizky Akbar, S.Sos., yang akrab disapa Bombom, menyatakan dukungannya terhadap Fahreza Anwar untuk maju sebagai calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor.
Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk harapan agar momentum regenerasi kepemimpinan pemuda di Kabupaten Bogor menjadi ruang konsolidasi, kolaborasi, sekaligus penguatan peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
Menurut Rizky, KNPI memiliki posisi strategis sebagai rumah besar yang menghimpun berbagai organisasi kepemudaan. Karena itu, kepemimpinan KNPI ke depan harus mampu merangkul seluruh elemen pemuda tanpa membedakan latar belakang organisasi, pandangan, maupun dinamika yang berkembang.
“Pemuda Kabupaten Bogor memiliki potensi, gagasan, dan energi yang luar biasa. Kita membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan berbagai perbedaan menjadi kekuatan bersama. Jangan sampai perbedaan pilihan justru membuat kita saling menjauh, karena sejatinya kita memiliki tujuan yang sama, yaitu memajukan pemuda dan Kabupaten Bogor,” ujar Rizky.
Ia menilai, pencalonan Fahreza Anwar harus menjadi bagian dari proses demokrasi organisasi yang sehat, terbuka, dan tetap mengedepankan persaudaraan. Menurutnya, kontestasi dalam organisasi kepemudaan bukan sekadar tentang siapa yang menduduki jabatan, melainkan bagaimana melahirkan gagasan, memperkuat persatuan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rizky juga berharap Fahreza mampu membawa semangat keterbukaan dan membangun komunikasi dengan seluruh organisasi kepemudaan. Dengan demikian, KNPI benar-benar menjadi wadah bersama yang memberikan ruang bagi setiap potensi generasi muda untuk berkembang.
“Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah, persaudaraan pemuda harus tetap menjadi yang utama. Jangan jadikan kompetisi sebagai sekat, tetapi jadikan sebagai kesempatan untuk menunjukkan gagasan dan kedewasaan dalam berorganisasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rizky menegaskan bahwa pemuda tidak cukup hanya hadir dalam ruang diskusi maupun kegiatan seremonial. Generasi muda harus mampu mengambil peran nyata dalam menjawab berbagai persoalan, mulai dari bidang sosial, pendidikan, ekonomi, pemberdayaan masyarakat, hingga tantangan pembangunan daerah.
Ia pun mengajak seluruh elemen organisasi kepemudaan di Kabupaten Bogor untuk menjaga suasana tetap kondusif, mengedepankan etika, serta menjadikan momentum pemilihan Ketua KNPI sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarpemuda.
“Pemuda yang hebat bukanlah mereka yang mampu menjatuhkan sesamanya, melainkan mereka yang mampu mengangkat potensi bersama. Berbeda pilihan boleh, berbeda gagasan adalah keniscayaan, tetapi persaudaraan harus tetap kita jaga. Karena masa depan Kabupaten Bogor bukan milik satu kelompok, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
IKAPRI Kabupaten Bogor berharap proses regenerasi kepemimpinan KNPI dapat melahirkan semangat baru yang mampu memperkuat persatuan, meningkatkan kontribusi pemuda, serta mendorong kemajuan Kabupaten Bogor. (Aga*)






