Diikuti 85 Tim dari 35 Kecamatan, Kejurcab Baris-Berbaris Kabupaten Bogor 2026 Cari Bibit Paskibra Andalan

  • Whatsapp

jurnalbogor.com – Sebanyak 85 tim dari 35 kecamatan se-Kabupaten Bogor turun berlaga dalam Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Lomba Olahraga Baris-Berbaris Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026. Ajang perdana yang digelar Forum Baris Berbaris Indonesia (Forbasi) Kabupaten Bogor ini sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter dan penelusuran bibit unggul calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) masa depan.

Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan, yang mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto. Dalam sambutannya, Asnan menyampaikan bahwa baris-berbaris bukan sekadar soal ketepatan gerakan dan kekompakan, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda.

Read More

“Berbicara baris-berbaris bukan hanya tentang posisi siap, langkah tegap, atau gerakan dalam setiap gerakannya. Di dalam baris-berbaris ada pelajaran yang dapat diambil dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, sabar, terus bergerak, dan berdampak,” ujar Asnan.

Ia menambahkan, setiap anggota tim memiliki peran dan tugas masing-masing. Ketika semua dijalankan dengan disiplin dan selaras, maka akan lahir kekompakan yang menjadi kekuatan utama sebuah tim. Pemerintah Kabupaten Bogor pun berkomitmen terus mendukung kegiatan kepemudaan dan olahraga guna menggali potensi serta menjaring talenta muda.

“Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam pertandingan. Yang terpenting adalah bagaimana kebersamaan dalam kegiatan ini menjadi penguat silaturahmi dan meluaskan jejaring di antara kita untuk terus berdiri tegak, bergerak, dan berdampak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forbasi Kabupaten Bogor, Wahyu Chaniago, menyebut Kejurcab 2026 ini merupakan kejuaraan tingkat kabupaten pertama yang diselenggarakan sejak organisasi terbentuk sekitar dua tahun lalu.

“Ini perdana, Kejurcab pertama di Kabupaten Bogor. Kita coba memberikan sesuatu yang berbeda dan tampilan yang baik untuk para peserta,” ungkapnya.

Ada empat kategori yang dipertandingkan, yaitu U-13, U-16, U-19, dan kategori Senior. Antusiasme peserta dan penonton sangat tinggi — sekitar 1.000 orang telah hadir sejak pagi. Kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang seleksi untuk menentukan wakil Kabupaten Bogor di ajang tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan digelar pada Oktober 2026.

Chaniago juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang telah memfasilitasi kegiatan ini, termasuk penyiapan trofi khas Bupati Bogor untuk juara pertama di setiap kategori.

“Dukungan Pak Bupati Bogor luar biasa. Kegiatan hari ini juga disupport dan difasilitasi oleh Pak Bupati. Beliau juga menyiapkan trofi khas Bupati Bogor untuk diperebutkan para peserta, khususnya juara satu di setiap kategori,” katanya.

Antusiasme juga datang dari para peserta. Audrey Asyifa dan Galang Adit Prawira dari SMAN 1 Parung mengaku telah berlatih sekitar tiga minggu untuk kejuaraan ini.

“Kita usahakan yang terbaik. Untuk event-nya sendiri sudah bagus banget, medannya nyaman untuk lomba dan panitianya juga baik,” ujar Audrey.

Galang menambahkan, pihaknya menargetkan posisi dua besar agar berhak mewakili Kabupaten Bogor di kejuaraan tingkat provinsi di Subang.

“Harapan kita bisa di dua besar atau juara satu untuk mewakili Kabupaten Bogor di kejurda nanti di Subang,” katanya.

Audrey juga berpesan kepada generasi muda yang berminat di olahraga baris-berbaris agar pantang menyerah.

“Jangan cepat menyerah. Pasti akan ada Kejurcab lagi. Jangan lupa tingkatkan semangat untuk ikut event-event berikutnya,” tuturnya.

Melalui Kejurcab Lomba Olahraga Baris-Berbaris Tahun 2026 ini, diharapkan semangat berprestasi, sportivitas, disiplin, dan kebersamaan terus tumbuh di kalangan generasi muda Kabupaten Bogor, sekaligus melahirkan talenta yang mampu berprestasi hingga tingkat Jawa Barat dan nasional. (Aga*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *