jurnalbogor.com – Sukses memberikan layanan pendidikan gratis keluarga tidak mampu untuk jenjang Paud Kelompok Bermain (KB), PKBM, SD dan SMP pada Tahun Ajaran 2026/2027, Yayasan Cahaya Piradita Kaning meraih piagam penghargaan, di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Tak hanya pendidikan, Cahaya Piradita Kaning yang terletak di gang Nangka, RT 01/02, Desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup itu juga menghadirkan pelayanan kesehatan check up gratis.
Ketua Yayasan Sony Priyanto mengatakan, bahwa langkah tersebut manjadi upaya dalam pemerataan pendidikan, sekaligus menekan kasus anak putus sekolah.
“Tahun ini kami membuka pendidikan gratis, baik dari jenjang Paud KB, PKBM, SD dan SMP. Tujuannya ingin memberikan pelayanan pendidikan kepada warga masyarakat khususnya di Kecamatan Citeureup, selaras yang diharapkan Pemerintah memberikan pelayanan terbaik di sektor pendidikan,” ujar Sony kepada Wartawan, Kamis (15/07/2026).
Pria yang juga menjabat Kepala Desa Karang Asem Timur di Kecamatan Citeureup itu menambahkan, sekolah gratis tersebut diperuntukkan bagi anak yatim dan dhuafa yang ada di Kabupaten Bogor.
“Untuk saat ini sudah ada 200 murid yang melaksanakan proses belajar mengajar di jenjang KB Paud dan SD. Sedangkan untuk jenjang SMP sedang dibuka pendaftaran, dan pendaftaran ini semuanya gratis, tanpa dipungut biaya sepersen pun,” kata Sony.
Tak hanya itu, Sony juga mengaku kalau pihaknya pun menyiapkan seragam gratis dari baju, celana dan sepatu bagi peserta didik yang menempuh pendidikan di Yayasan Cahaya Piradita Kaning.
“Kami ingin membantu pemerintah untuk pemerataan pendidikan, dan berharap angka rata-rata lama sekolah dapat meningkat dan kasus anak putus sekolah dapat berkurang dengan adanya sekolah dari Yayasan Cahaya Piradita Kaning ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya berikan dukungan penuh untuk hak pendidikan anak dari kalangan keluarga kurang mampu.
“Kami juga menyiapkan alat belajar gratis, seperti buku dan alat tulis. Semoga siswa-siswi lebih giat lagi belajar, untuk menjadi Generasi Emas 2045 mendatang,” tandasnya. (Ando)






