jurnalbogor.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, resmi melantik jajaran Pengurus Kecamatan (PK) KNPI se-Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (23/7/2026).
Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Asnan AP, senior KNPI Farid Ma’ruf, Agus Ridhallah, Gery S, Ketua KPU Kabupaten Bogor Adi Kurnia, unsur TNI AD, para camat, Ketua KONI Kabupaten Bogor Arif Rochmawan, Ketua HIPMI Kabupaten Bogor Bernard Dwiputra, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Heri Gunawan, serta perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wahyudi Chaniago mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh pengurus kecamatan yang hadir pada momentum pelantikan tersebut.
“Saya hanya ingin berpesan kepada rekan-rekan, apa pun yang terjadi dalam dinamika KNPI, jangan pernah menyerah, jangan pernah surut, dan jangan pernah mundur selangkah pun. Karena rekan-rekan para ketua adalah pejuang demokrasi di tubuh KNPI,” tegas Wahyudi.
Ia menegaskan, KNPI merupakan wadah organisasi kepemudaan yang sah, terdaftar, dan memiliki legalitas yang jelas berdasarkan hasil musyawarah pada setiap periode kepengurusan.
Menurutnya, dinamika organisasi merupakan hal yang wajar dan tidak boleh menjadi penghalang dalam menjalankan roda organisasi.
“Saya sangat memahami dinamika yang ada. Namun, hal tersebut bukan menjadi kendala dan bukan pula menjadi persoalan bagi kita. Kita harus tetap berpegang teguh pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), aturan organisasi, serta legalitas formal yang kita miliki. Jadi saya minta para PK jangan pernah takut dan jangan pernah kendur,” ujarnya.
Wahyudi juga menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah dan kehormatan KNPI Kabupaten Bogor.
“Kalaupun harus berdarah-darah, kalaupun harus terjatuh, bahkan harus jungkir balik, saya akan menjadi orang pertama yang mempertahankan organisasi ini sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan kami juga memohon kepada pemerintah agar tidak pernah takut dan tidak pernah goyah dalam memberikan kepercayaan kepada kami,” katanya.
Selain itu, Wahyudi menginstruksikan seluruh Ketua PK KNPI di 40 kecamatan agar terus membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan.
Menurutnya, kolaborasi dengan para camat menjadi kunci dalam menjalankan program-program kepemudaan yang berdampak bagi masyarakat.
“Saya menginstruksikan kepada seluruh Ketua PK bahwa KNPI harus menjadi garda terdepan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dan saya juga memohon kepada para camat agar turut membimbing dan mendukung para ketua kecamatan ini. Jadikan mereka sebagai anak-anak ataupun adik-adik Bapak dan Ibu sekalian,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Wahyudi mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang makna perjuangan seorang patriot.
“Saya ingin mengutip pernyataan Bapak Prabowo Subianto, bahwa seorang patriot tidak lahir dari gelombang dan badai yang kecil, tetapi lahir dari gelombang dan badai yang besar. Dari sanalah lahir seorang petarung dan pejuang,” tuturnya.
Ia menegaskan, KNPI harus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda.
“Kita adalah anak-anak muda yang siap berjuang membantu pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Kepemudaan. Oleh karena itu, setelah pelantikan ini saya ingin bertanya kepada seluruh Ketua PK, siap gaspol? Mari kita kembangkan dan sukseskan program-program kita. Pastikan kepemudaan di setiap wilayah kecamatan benar-benar tersentuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Wahyudi. (Aga)






