jurnalbogor.com – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 15 Institut Ummul Quro Al-Islami menyelenggarakan Seminar Gerakan Desa Sejahtera di Yayasan An-Najah, Desa Benteng, Ciampea, Kabupaten Bogor, Kamis (21/8/2025).
Acara ini dihadiri oleh para pelaku UMKM dari RW 04, yang mencakup RT 01 hingga RT 05, dengan penuh antusiasme.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Ust. Humaidi Mufa, M.Pd., yang membawakan materi motivasi tentang pentingnya kemandirian ekonomi umat dan penguatan sektor usaha kecil.
Hadir pula Said, pemilik Moniq Cake, yang turut membagikan pengalaman serta strategi praktis dalam membangun usaha kue yang kini dikenal luas.
Selain seminar, acara ini juga menjadi momentum penting dengan dilaksanakannya pendataan UMKM di RW 04 Desa Benteng. Sebanyak 35 warga yang memiliki usaha kecil didata untuk kemudian diajukan bantuan ke BAMUIS BNI. Langkah ini diharapkan dapat menjadi jalan bagi UMKM Desa Benteng agar memperoleh dukungan modal dan fasilitas guna meningkatkan keberlangsungan usahanya.
Dalam penyampaian materinya, Ust. Humaidi menekankan pentingnya kerja keras dan keikhlasan dalam menjalankan usaha.
“UMKM bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga ladang ibadah jika dijalani dengan niat yang benar. Kita harus mampu berinovasi, jujur, dan konsisten agar usaha kita bisa berkembang dan memberi manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RW 04, Dedy Sugianto, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKM yang sudah memfasilitasi acara ini. Pendataan UMKM yang dilakukan hari ini akan sangat membantu warga, khususnya agar usaha mereka bisa mendapat perhatian dan bantuan dari pihak luar, termasuk BAMUIS BNI,” ungkapnya.
Ketua KKM 15, Sa’ad Geraudy Syafruddin, juga memberikan sambutannya. “Seminar ini kami rancang tidak hanya untuk memberi pengetahuan, tetapi juga untuk menghadirkan solusi nyata. Kami ingin UMKM Desa Benteng, khususnya di RW 04, memiliki peluang berkembang lebih luas dengan adanya bantuan yang akan diajukan,” tuturnya.
Acara berjalan dengan lancar dan penuh semangat dari peserta. Dengan adanya seminar ini, masyarakat Desa Benteng semakin menyadari pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan pelaku usaha dalam menciptakan kemandirian ekonomi. Harapannya, melalui penguatan UMKM, Desa Benteng dapat terus melangkah menuju desa yang lebih sejahtera dan mandiri.
(**)