KPK OTT BPN Kabupaten Bogor, 17 Orang Diamankan

  • Whatsapp
KPK melakukan OTT di BPN Kabupaten Bogor.

jurnalbogor.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor, Senin (13/9/2026). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 17 orang serta sekitar 20 koper berisi uang tunai dan valuta asing yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

OTT tersebut dilakukan setelah sebelumnya kantor BPN Kabupaten Bogor menjadi lokasi penggeledahan oleh jajaran Polda Metro Jaya pada pekan lalu.

Read More

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya operasi penindakan di wilayah Kabupaten Bogor. Ia menyebut tim KPK mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah maupun valuta asing.

“Ya, barang bukti ada sekitar 20 koper yang kami amankan, isinya uang bernilai ratusan miliar rupiah,” kata Budi di Gedung KPK, Senin.

Menurut Budi, jumlah uang yang diamankan masih dalam proses penghitungan. Uang tersebut ditemukan dalam sejumlah kemasan, di antaranya boks dan kardus.

“Saat ini masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar rupiah,” ujarnya.

Selain menyita uang, KPK juga mengamankan 17 orang dalam operasi tersebut. Mereka berasal dari sejumlah pihak yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani lembaga antirasuah tersebut.

Budi menyebut di antara 17 orang yang diamankan terdapat pejabat setingkat direktur jenderal (dirjen) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Selain itu, KPK turut mengamankan Kepala Kantah Kabupaten Bogor dan Kepala Kantah Kabupaten Tangerang.

“Tim mengamankan sejumlah 17 orang. Di antaranya Dirjen di lingkungan Kementerian ATR/BPN, kemudian Kepala Kantah di Kabupaten Bogor, dan juga Kepala Kantah di Tangerang, serta beberapa pihak lainnya,” jelas Budi.

KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan untuk menentukan status hukum mereka serta mengungkap konstruksi perkara di balik OTT tersebut.

Besarnya jumlah uang yang diamankan dan keterlibatan sejumlah pejabat di lingkungan pertanahan membuat operasi ini menjadi perhatian. Namun, KPK belum mengungkap secara rinci perkara, modus, maupun pihak yang diduga menerima dan memberikan uang tersebut.

KPK dijadwalkan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pemeriksaan awal terhadap para pihak yang diamankan selesai.

(FDY)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *