jurnalbogor.com – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga memasuki hari kedelapan. Sebanyak 99 persen titik api dan kepulan asap dilaporkan telah padam, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum menghentikan pengamanan di lokasi.
Petugas gabungan masih disiagakan untuk mengantisipasi munculnya kembali api akibat panas yang kemungkinan masih tersimpan di bawah timbunan sampah.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan kondisi TPAS Galuga secara kasat mata sudah jauh membaik. Namun, pemantauan menggunakan perangkat geothermal tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada sumber panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Ini hari kedelapan, pantauan secara kasat mata dan visual, 99 persen memang sudah tidak ada asap lagi. Pantauan geothermal akan kita lakukan lagi, karena kemungkinan masih ada panas di bawah yang berpotensi menimbulkan api kembali,” kata Jenal saat meninjau lokasi, Senin (14/9/2026) sore.
Menurut Jenal, setelah proses pemadaman selesai, penanganan kebakaran masih memasuki tahapan berikutnya, yakni evaluasi dan rehabilitasi. Karena itu, personel dan armada pemadam kebakaran tetap ditempatkan di lokasi.
Meski jumlah petugas akan dikurangi dibandingkan saat proses pemadaman intensif, satu unit mobil pemadam kebakaran minimal tetap disiagakan lengkap dengan selang yang memadai.
“Minimal mobil damkar ada satu yang standby dengan selang yang menunjang. Nanti Kadis Damkar dan Kalak BPBD mengatur berapa jumlah petugasnya,” ujarnya.
Jenal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran TPAS Galuga, baik dari Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor.
Ia mengatakan Pemkot Bogor juga akan memberikan insentif tambahan bagi petugas dari Kota Bogor yang terlibat langsung dalam upaya pemadaman.
“Ini bentuk apresiasi kepada teman-teman yang sudah berjibaku membantu proses pemadaman,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam penanganan kebakaran TPAS Galuga.
Denny menilai seluruh petugas telah bekerja maksimal meski menghadapi keterbatasan peralatan dan kondisi lapangan yang tidak mudah.
“Teman-teman semua betul-betul all out dalam pemadaman ini. Dengan segala keterbatasan alat dan lain sebagainya. Terima kasih juga untuk Pemkab Bogor, Pak Bupati yang juga all out,” kata Denny.
Dengan kondisi api yang hampir sepenuhnya padam, Pemkot Bogor kini memfokuskan penanganan pada pemantauan titik panas dan pencegahan agar kebakaran di TPAS Galuga tidak kembali terjadi.
(FDY)






