Ketua Terpilih PORLASI Kabupaten Bogor Rike Iskandar Prioritaskan Pengadaan Peralatan Layar Demi Target Emas di Porprov Jabar 2026

  • Whatsapp
Ketua Porlasi terpilih Rike Iskandar (kanan) didampingi Sekum Siti Mahnin.

jurnalbogor.com – Ketua terpilih Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Kabupaten Bogor periode 2026–2030, Rike Iskandar, menegaskan bahwa pengadaan peralatan layar menjadi prioritas utama usai terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PORLASI yang digelar pada Sabtu (18/7/2026).

Menurut Rike, kondisi peralatan yang ada saat ini, khususnya layar perahu, sudah tidak lagi layak digunakan karena mengalami kerusakan. Bahkan, layar yang sobek menjadi salah satu kendala utama yang berdampak pada performa atlet saat Babak Kualifikasi (BK) sebelumnya.

Read More

“Prioritas kami setelah muscab adalah pengadaan alat, terutama layar. Peralatan yang ada sudah rusak sehingga harus segera diganti. Setelah kebutuhan alat terpenuhi, baru kami fokus pada pembinaan atlet dan mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah daerah,” ujar Rike.

Ia optimistis Kabupaten Bogor mampu bersaing pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat mendatang. Dari tujuh atlet yang dipersiapkan, Rike memperkirakan tiga hingga empat atlet berpeluang lolos ke Porprov.

Untuk capaian prestasi, PORLASI Kabupaten Bogor menargetkan satu hingga dua medali emas. Menurutnya, target tersebut realistis apabila didukung ketersediaan sarana latihan dan anggaran yang memadai.

“Dengan dukungan anggaran yang baik, kami optimistis minimal meraih satu medali emas. Kalau persiapan berjalan maksimal, bukan tidak mungkin bisa mencapai dua emas,” katanya.

Rike mengakui cabang olahraga layar memiliki tantangan tersendiri bagi daerah yang tidak memiliki wilayah laut. Meski demikian, hal tersebut tidak boleh menjadi hambatan dalam mencetak atlet berprestasi.

“Daerah yang memiliki laut memang lebih diuntungkan dari sisi latihan. Namun daerah yang tidak memiliki laut tetap harus difasilitasi agar atlet-atletnya mampu bersaing. Kami akan mencari solusi agar keterbatasan fasilitas tidak menghambat pembinaan,” jelasnya.

Sebagai bagian dari program pembinaan, PORLASI Kabupaten Bogor juga akan menggelar try out dan try in sebagai bahan evaluasi kemampuan atlet. Beberapa lokasi yang dipertimbangkan antara lain Bali maupun Ancol, menyesuaikan dengan agenda kejuaraan yang tersedia.

Sementara itu, Sekretaris PORLASI Kabupaten Bogor, Siti Mahnin, mengatakan keberhasilan pembinaan atlet tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga para atlet yang selama ini ikut membantu meringankan beban operasional selama proses latihan.

Menurutnya, saat ini program pembinaan atlet terus berjalan secara bertahap dengan melibatkan tujuh atlet yang rutin menjalani latihan. Seluruh atlet diharapkan mengalami peningkatan kemampuan sehingga mampu memberikan hasil terbaik pada ajang Porprov Jawa Barat.

“Pengadaan alat adalah fondasi utama. Setelah itu kami fokus meningkatkan kualitas atlet melalui latihan dan try out. Harapannya, prestasi PORLASI Kabupaten Bogor terus meningkat hingga mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Siti Mahnin.

Melalui kolaborasi antara pengurus, pelatih, atlet, dukungan keluarga, serta pemerintah daerah, PORLASI Kabupaten Bogor optimistis mampu meningkatkan prestasi olahraga layar dan melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional hingga Pekan Olahraga Nasional (PON). (Aga)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *