jurnalbogor.com– Cabang olahraga (cabor) judo Kota Bogor masih berpeluang menambah pundi-pundi medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Setelah mengoleksi empat medali emas, dua perak, dan satu perunggu, kontingen judo kini membidik hasil lebih tinggi dengan target meraih 12 medali emas.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor, R An An Andri Hikmat, mengatakan, peluang penambahan medali masih terbuka lebar. Terlebih, sejumlah nomor andalan akan dipertandingkan pada Sabtu hingga Senin mendatang.
Pada pertandingan Jumat (6/11/2026), judo Kota Bogor menurunkan atlet di tiga kelas junior, yakni kelas -55 kilogram putra, -50 kilogram putri, dan -57 kilogram.
Dari tiga nomor tersebut, Raihan berhasil menyumbangkan medali perunggu di kelas -55 kilogram putra. Sementara Khalilah masih harus menjalani pertandingan perebutan tempat ketiga di kelas -50 kilogram putri.
Adapun Adis menjadi salah satu harapan untuk menambah medali emas. Atlet yang turun di kelas -57 kilogram putri tersebut berhasil melaju ke final yang dijadwalkan berlangsung Jumat sore.
“Untuk hari ini ada tiga kelas junior yang dipertandingkan. Raihan sudah mendapatkan perunggu, Khalilah masih berjuang di perebutan juara tiga, sedangkan Adis masuk final. Mudah-mudahan bisa meraih emas,” ujar An An.
Ia menjelaskan, target awal judo Kota Bogor sebenarnya berada di angka 10 medali emas. Namun, pihaknya berharap para atlet mampu melampaui target tersebut dengan mengamankan hingga 12 medali emas.
Menurutnya, peluang terbesar untuk memenuhi target tambahan medali berada pada nomor senior yang mulai dipertandingkan Sabtu, Minggu, hingga Senin.
Sejumlah atlet yang menjadi tumpuan di antaranya Windy, Sipa, dan Mia di sektor putri. Sementara dari sektor putra, terdapat Patur yang baru kembali dari Sea Games, serta Rama dan Kadek Pasek.
Keenam atlet tersebut diharapkan mampu menyumbangkan enam medali emas untuk menambah koleksi empat emas yang telah diraih sebelumnya.
“Kalau enam emas dari nomor senior bisa tercapai, berarti totalnya sudah 10. Mudah-mudahan ada rezeki lebih sehingga target 12 emas bisa kami wujudkan,” katanya.
Selain enam atlet unggulan tersebut, An An juga menyimpan harapan kepada sejumlah atlet yang dinilai berpeluang memberikan kejutan. Mereka adalah Deden yang turun di kelas -100 kilogram, atlet kelas +100 kilogram, serta Latifah.
Ketiganya diharapkan mampu tampil maksimal dan menjadi tambahan kekuatan bagi kontingen judo Kota Bogor dalam perburuan medali.
An An menambahkan, capaian judo Kota Bogor pada Porprov kali ini sejauh ini masih sesuai dengan target minimal yang telah ditetapkan.
Sebagai perbandingan, pada Porprov sebelumnya judo Kota Bogor memasang target delapan medali emas, tetapi berhasil melampauinya dengan raihan 10 medali emas.
“Kami berharap tahun ini bisa kembali melampaui target. Target sekarang 10 emas, tetapi kalau bisa mendapatkan 12 emas tentu menjadi pencapaian yang sangat membanggakan,” pungkasnya.






