jurnalbogor.com – Atlet Hapkido Kota Bogor kembali menunjukkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Tampil memperkuat Kontingen Provinsi Jawa Barat, atlet Hapkido Kota Bogor berhasil menyumbangkan 5 medali emas dan 2 medali perunggu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido Indonesia IX yang berlangsung di GOR Siger, Bandar Lampung, Kota Bandar Lampung, Lampung.

Capaian tersebut semakin istimewa karena lima atlet peraih medali emas pada Kejurnas Lampung juga merupakan atlet yang sebelumnya berhasil menyabet medali emas pada Kejurnas Hapkido Indonesia VIII 2025 di Surabaya, Jawa Timur.
Lima atlet tersebut yakni:
- Hafidz Kurnia Ramadhan
- Nurul Nadia
- Prabusti Alwan Fauzan
- Khaerullah
- Fatkhur Rozi
Sementara itu, dua medali perunggu juga berhasil dipersembahkan oleh atlet Hapkido Kota Bogor lainnya Putra Sadam Hasan dan Danendra lintang arcana.
Tidak hanya itu, predikat Pelatih Terbaik atau “Best Coach” di Kejuaraan Nasional IX ini berhasil diraih pula Kepala Pelatih Hapkido Kota Bogor, Soleh Basuni.
“Alhamdulillah berkat kerja keras dan perhatian semua pihak kita mendapat apresiasi terbaik di ajang Kejurnas. Seluruh atlet dan tim pelatih juga telah berjuang sekeras mungkin demi meraih prestasi terbaik dan membanggakan” tegas Soleh Basuni.
Ketua Pengurus cabang Hapkido Kota Bogor, Muhamad Opik, mengaku bangga atas capaian yang diraih para atlet. Menurut Opik, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang serta pemusatan latihan yang dijalani para atlet bersama tim pelatih, atlet, official team dan pengurus.
“Betul, kami bangga dengan capaian prestasi ini. Terima kasih kepada kepala pelatih Sabeum nim Soleh, Nim Uzoel, Nim M Bahrul Gifari, Teh Dinda Eka Utami, serta seluruh atlet dan pengurus Hapkido Kota Bogor, atas kerja keras dan perhatiannya,” ujar Muhamad Opik.
Meski berhasil membawa pulang sejumlah medali, Opik tetap mengingatkan bahwa Kejurnas di Lampung bukanlah tujuan utama, namun menjadi bagian dari persiapan menuju target utama Pengcab Hapkido Kota Bogor, yakni Porprov Jabar 2026, yang akan berlangsung awal November 2026. Opik meminta para atlet tetap menjaga semangat dan kekompakan serta tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih.
“Kejurnas di Lampung kali ini sebetulnya sebagai ajang latih tanding sebelum menghadapi Porprov Jabar awal November 2026. Di Kejurnas mereka menghadapi atlet-atlet nasional, insyaallah di Porprov mereka akan lebih percaya diri lagi. Semoga di Porprov mereka dapat lebih berprestasi lagi” ujarnya.
Muhamad Opik optimistis pengalaman dan hasil yang diperoleh di Kejurnas Lampung dapat menjadi modal penting bagi para atlet Hapkido Kota Bogor dalam menghadapi Porprov Jabar 2026.
“Bismillah, di Porprov Jabar nanti teman-teman akan lebih dahsyat lagi mendulang minimal 3 medali emas, sesuai yang ditargetkan kami ke Koni Kota Bogor. Semoga bisa melebihi target ya” tegasnya.
Dengan torehan 5 medali emas dan 2 medali perunggu, Hapkido Kota Bogor kembali memberi kontribusi besar bagi kontingen Jawa Barat. Keluar sebagai Juara Umum, Kontingen Jawa Barat berhasil mendulang 31 medali. Dari 11 medali emas, 5 medali emas disumbangkan atlet-atlet beladiri Hapkido Kota Bogor. Dengan raihan sejumlah prestasi yang telah ditorehkan di berbagai ajang kejuaraan, tentunya membanggakan Kota Bogor yang notabene dikenal sebagai gudangnya atlet para petarung. (Aga*)






