jurnalbogor.com – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Republik Indonesia menunjuk wilayah Kabupaten Bogor sebagai pusat peradaban seni dan budaya tingkat nasional.
Menteri Budaya RI, Fadli Zon menegaskan, bahwa wilayah Bumi Tegar Beriman embrio seni dan budaya yang mesti terus ditumbuhkan dengan pelestarian semua potensi.
“Bogor pusat budaya. Bogor itu banyak jejak sejarah budaya dan peradabannya, yang mesti didorong terus untuk terus membangun dan konsisten ekosistemnya,” ujar Fadli kepada wartawan, di Cibinong, Senin (26/10/2026).
Pria yang juga berdomisili di Kabupaten Bogor itu menambahkan, pelaku seni budaya tersebut jadi simbol membangun ekosistem dalam membangun identitas Kabupaten Bogor.
“Mulai dari seniman, budayawan, komunitas sampai masyarakatnya harus terus dibangun. Hal itu sudah kami lakukan beberapa kali di Kabupaten Bogor seperti festival musik tradisi, Gita Bahari dan sekarang pekan seni media, yang digelar di Kabupaten Bogor,” kata Fadli.
Ia mengungkapkan, pihaknya juga akan lakukan penguatan di wilayah lain secara bertahap dengan intervensi positif demi pelestarian budaya tingkat nasional.
“Kami akan afirmasi, mendorong yang sekitar Jakarta dan daerah-daerah lain yang mungkin membutuhkan dukungan pemerintah pusat,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Bupati Bogor Rudy Susmanto menerangkan, pihaknya juga konsen terhadap pelestarian budaya lokal yang ada di wilayah Bumi Tegar Beriman.
“Pemkab Bogor juga mendorong budaya, mulai dari cagar dan lainnya untuk terus mendapat perhatian pemerintah daerah,” terang Rudy.
Ketua DPRD periode 2019-2024 itu menjelaskan, budaya memiliki peran cukup penting dalam kehidupan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Bogor.
“Potensi budaya di Kabupaten Bogor cukup luar biasa, mulai dari budaya benda maupun tak benda. Ini jadi salah satu daya tarik tersendiri bagi Kabupaten Bogor menjadi pusat aktivitas budaya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara memaparkan, pihaknya sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam upaya untuk pelestarian budaya di Kabupaten Bogor.
“Kami di legislatif akan mendukung kegiatan yang memang bersentuhan langsung terhadap budayawan maupun pelaku seni di Kabupaten Bogor. Pelestarian budaya adalah investasi jangka panjang, untuk anak cucu nanti,” papar Sastra. (Ando)






