jurnalbogor.com – Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK-KNPI) Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, mendorong penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda melalui audiensi dengan SMAN 1 Parung, Kamis (22/10/2026).
Kunjungan yang dipimpin Ketua PK-KNPI Parung, Bro Jeje Aditya, tersebut bertujuan membangun kolaborasi dalam membentuk generasi muda yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Kehadiran pengurus PK-KNPI Parung disambut baik Kepala SMAN 1 Parung, Dwi Astuti Indriati, S.Pd., M.Pd. Dalam audiensi tersebut, pihak sekolah memberikan respons positif terhadap visi, misi, dan program yang disampaikan KNPI Parung.
“Alhamdulillah, respons beliau sangat baik terhadap program-program yang kita sampaikan saat audiensi berlangsung,” kata Jeje Aditya.
Menurut Jeje, generasi muda, khususnya mereka yang saat ini berusia sekitar 16 tahun, membutuhkan arahan, pengetahuan, serta pembinaan yang positif dari berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan.
Karena itu, PK-KNPI Parung berupaya hadir di lingkungan pendidikan untuk memberikan wawasan dan menanamkan nilai-nilai karakter kepada para pelajar sebagai calon pemimpin masa depan.
“Mereka ini adalah calon-calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, pendidikan karakter bagi generasi muda menjadi sangat penting dan harus terus-menerus dilakukan oleh semua pihak, termasuk KNPI Parung. Apalagi, adik-adik inilah nantinya yang akan melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor,” tegas Jeje.
Ia berharap, kolaborasi antara PK-KNPI Parung dan SMAN 1 Parung dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, santun dalam berperilaku, berani menyampaikan gagasan, serta peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Kami berharap, melalui kolaborasi antara PK-KNPI Parung dengan SMAN 1 Parung, ke depannya lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam karakter, santun dalam perilaku, berani menyampaikan gagasan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Jeje juga mengingatkan bahwa para pelajar SMP dan SMA, baik negeri maupun swasta di Kecamatan Parung, merupakan bagian dari generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa.
Ia mengajak para pelajar untuk tidak menjadikan usia muda sebagai alasan untuk menunda persiapan diri. Sebaliknya, masa muda harus dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, serta membangun keberanian dalam mengambil peran positif di tengah masyarakat.
“Saya ingatkan kepada adik-adik yang masih duduk di bangku SMP maupun SMA, khususnya di Kecamatan Parung, untuk tidak pernah merasa bahwa usia muda adalah alasan untuk menunggu kesempatan. Justru pada masa mudalah adik-adik harus mulai mempersiapkan diri, mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, dan membangun keberanian untuk mengambil peran,” pesannya.
Lebih lanjut, Jeje menekankan bahwa keberhasilan tidak semata-mata diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain. Begitu pula dengan kepemimpinan yang harus dibangun melalui sikap bertanggung jawab dan kemampuan menghargai sesama.
“Jangan hanya bercita-cita menjadi orang sukses, tetapi bercita-citalah menjadi manusia yang bermanfaat. Jangan hanya ingin menjadi pemimpin, tetapi belajarlah terlebih dahulu untuk bertanggung jawab. Dan jangan hanya ingin didengar, tetapi belajarlah untuk menghargai pendapat orang lain,” tambahnya.
Jeje menegaskan, jiwa kepemimpinan tidak tumbuh semata-mata ketika seseorang menduduki jabatan tertentu. Kepemimpinan justru dimulai dari keberanian memberikan teladan, mengambil tanggung jawab, serta menghadirkan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, PK-KNPI Parung berharap sinergi dengan dunia pendidikan dapat terus diperkuat guna membentuk generasi muda yang berintegritas, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bogor. (Aga*)






