Ada untuk Masyarakat, Katar Kabupaten Bogor Advokasi Problematika

  • Whatsapp
Ketua Katar Kabupaten Bogor Kang Hergun, ketika memberikan arahan kepada seluruh anggotanya, di Gedung Serbaguna 1 Setda Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis (6/8). foto: ando | jurnal bogor

jurnalbogor.com – Karang Taruna (Katar) Kabupaten Bogor gerakan program Sekolah Advokasi masyarakat hingga tingkat desa di wilayah Bumi Tegar Beriman.

Ketua Katar Kabupaten Bogor, Heri Gunawan mengatakan, pihaknya akan terus bergerak untuk kemaslahatan di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Bogor.

Read More

“Sekolah advokasi untuk anggota Katar dilaksanakan untuk kami semakin hadir untuk masyarakat di Kabupaten Bogor, dengan segala problematika yang terjadi,” ujar Kang Hergun, sapaan Heri Gunawan kepada Wartawan, Kamis (6/8).

Ia menjelaskan, pada Sekolah Advokasi itu, para pengurus dalam organisasi kepemudaan yang dipimpinnya itu akan dilatih bagaimana melakukan advokasi terhadap permasalahan sosial masyarakat.

“Nanti kami akan undang narasumber yang kompeten di bidangnya, sehingga setelah melaksanakan Sekolah Advokasi, seluruh peserta bisa langsung bekerja dan turun untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat,” kata Kang Hergun.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor itu mengungkapkan, ada sebanyak 4 materi pada Sekolah Advokasi itu, yakni advokasi pendidikan, kesehatan, perempuan dan anak dan advokasi hukum.

“Kami sudah kurasi keempat bidang advokasi ini, kami menyadari empat itu lah yang sering terjadi di masyarakat. Seperti kesulitan masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan, permasalahan pendidikan, hingga permasalahan hukum lainnya,” ungkap Kang Hergun.

Lebih lanjut ia memaparkan, beberapa sektor jadi konsen pihaknya dalam program prioritas dan menjadi role model baru organisasi kepemudaan di Kabupaten Bogor Pada Tahun 2026.

“Konsen kami itu advokasi pendidikan, kesehatan, anak dan perempuan. Jadi tidak ada lagi nantinya masyarakat yang bingung mengadu ketika menghadapi persoalan-persoalan tersebut. Ini adalah hal yang baru, Katar benar-benar dibentuk menjadi penyambung lidah masyarakat, problem solver bagi masyarakat. Kami harap ini menjadi contoh untuk lembaga lainnya,” tutupnya. (Ando)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *