561 Pesilat dari 18 Provinsi Ramaikan Satria Warrior Championship 2026 di Pakansari

  • Whatsapp
Para pesilat dari 18 provinsi di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Satria Warrior Championship 2026 yang digelar di GOR Laga Satria, Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026). foto: Aga | Jurnal Bogor

jurnalbogor.com – Sebanyak 561 pesilat dari 18 provinsi di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Satria Warrior Championship 2026 yang digelar di GOR Laga Satria, Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 22–23 Agustus 2026.

Kejuaraan yang untuk pertama kalinya digelar tersebut diikuti 56 kontingen dari berbagai daerah. Para peserta berasal dari 29 kabupaten/kota dan mempertandingkan sejumlah kelompok usia, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga dewasa.

Read More

Ketua Panitia Pelaksana Satria Warrior Championship 2026, Fahmi Fahreza, mengaku senang dengan antusiasme para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, meski baru pertama kali digelar, kejuaraan tersebut mendapat respons positif dari para pesilat dan kontingen dari berbagai provinsi.

“Total peserta kali ini berjumlah 561 peserta. Sebenarnya target kami bisa mencapai 1.000 peserta,” ujar Fahmi Fahreza, Minggu (23/8/2026).

Ia menjelaskan, jumlah peserta belum mencapai target karena pada pekan yang sama terdapat event pencak silat lainnya yang digelar di sejumlah daerah.

Dalam kejuaraan tersebut, para pesilat yang berhasil menjadi juara mendapatkan medali dan piagam penghargaan.

Sebanyak 561 pesilat yang ambil bagian berasal dari 18 provinsi, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, Bali, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Bengkulu, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Papua Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Gorontalo, dan Riau.

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Kabupaten Bogor, Muhammad Khairul, mengapresiasi pelaksanaan Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Satria Warrior Championship 2026 yang diikuti ratusan pesilat dari 18 provinsi.

Menurut Khairul, kejuaraan tersebut sangat positif karena dapat menambah jam terbang dan pengalaman bertanding bagi para pesilat masa depan yang datang dari berbagai daerah, termasuk pesilat asal Kabupaten Bogor.

“Event ini sangat bagus karena bisa menambah jam bertanding atau kompetisi para pesilat masa depan yang datang dari berbagai daerah ataupun para pesilat yang ada di Kabupaten Bogor,” kata Khairul.

Selain menjadi ajang kompetisi, lanjut Khairul, kejuaraan berskala nasional tersebut juga sejalan dengan tagline Sport and Tourism yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“KONI Kabupaten Bogor sangat mendukung penuh event-event berskala nasional digelar di area Pakansari. Karena ini juga bisa menjadi daya ungkit perekonomian daerah,” paparnya.

Ia berharap dari ajang Satria Warrior Championship 2026 dapat lahir pesilat-pesilat muda potensial yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah pencak silat internasional.

“Harapannya, dari ajang ini nantinya akan lahir para pesilat masa depan yang bisa mengharumkan Indonesia dalam kancah silat internasional,” pungkasnya. (Aga)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *