Perkuat Ekosistem Bisnis Desa, IPB Sinergikan Program “One Village One CEO” dengan Koperasi Merah Putih

  • Whatsapp
DPMA IPB University rapat koordinasi dengan Asisten Deputi Rantai Pasok Kementerian Koperasi. (IST)

jurnalbogor.com — Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB University segera mewujudkan sinergi antara program One Village One CEO (OVOC) dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kolaborasi strategis antara IPB University dengan Kementerian Koperasi tersebut bertujuan memperkuat ekosistem bisnis desa dan pengembangan masyarakat desa.

Read More

Sebagai tindak lanjut sinkronisasi kedua program, DPMA IPB University melakukan rapat koordinasi dengan Asisten Deputi Rantai Pasok Kementerian Koperasi. Kegiatan berlangsung pada Kamis (29/1/2026) di Bogor, membahas arah kerja bersama kedua pihak dalam mendorong penguatan kelembagaan koperasi di desa.

Program OVOC yang pelaksanaannya diorganisir oleh DPMA IPB memiliki pendekatan pengembangan kepemimpinan ekonomi desa. Para dosen dan mahasiswa IPB University melakukan pelatihan dan pendampingan secara terstruktur dan berorientasi pasar yang mendorong lahirnya optimalisasi potensi unggulan di suatu wilayah.

Sementara itu, KDKMP diposisikan sebagai kekuatan kelembagaan ekonomi masyarakat yang berperan dalam membangun sistem usaha kolektif yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan sinkronisasi kedua program, desa didorong menjadi subjek utama penggerak ekonomi lokal melalui penguatan kelembagaan, kepemimpinan wirausaha desa, serta tata kelola usaha desa yang profesional.

“Kolaborasi OVOC dan KDKMP diharapkan dapat menjadi sebuah kolaborasi multisektoral dalam pengembangan ekosistem bisnis desa berbasis produk unggulan di tiap wilayah. Pertemuan ini menjadi titik awal dalam upaya optimalisasi sumber daya lokal yang jauh lebih kuat, berkelanjutan, dan berdampak,” ujar Handian Purwawangsa selaku Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB University.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis mulai dirumuskan, di antaranya akan dilakukan aktivitas kunci untuk keberlanjutan inisiasi ini. Agenda strategis yang dicanangkan meliputi sinkronisasi peran OVOC dan KDKMP dalam ekosistem bisnis desa, pengembangan model pilot kolaborasi di desa-desa prioritas, serta diskusi roadmap kolaborasi jangka menengah dan panjang.

Agenda lain mencakup penguatan kemitraan multipihak, yaitu kampus, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen IPB dan Kementerian Koperasi untuk tidak sekadar membangun program, tetapi membangun gerakan nasional dan sistem pemberdayaan desa yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan, demi mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi yang hadir dalam rapat koordinasi menyampaikan pentingnya eksistensi Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Tidak hanya menjadi sebuah kelembagaan bisnis yang kecil, Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih justru melibatkan seluruh proses rantai pasok dalam sebuah ekosistem bisnis, mulai dari proses hulu hingga hilir.

Pihak lain yang hadir dalam pertemuan antara lain Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan serta Perwakilan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan. Mereka memberikan dukungan penuh atas kolaborasi yang akan berjalan serta menyatakan kesiapan untuk membantu sesuai arah bidang yang ditentukan.

(yev/cc)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *