jurnalbogor.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor bekerja sama dengan pihak Puskesmas setempat sukses menyelenggarakan Seminar Edukasi Pencegahan Stunting di aula Desa Ciampea Udik, Ciampea, Kabupaten Bogor, Kamis (14/8/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, kader posyandu, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat umum yang peduli terhadap kesehatan anak.
Dalam seminar tersebut, narasumber dari Puskesmas Ciampea Udik Ns. Eva Isnaini, S.Kep menjelaskan secara rinci mengenai bahaya stunting, penyebab utama, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak masa kehamilan.
Dijelaskan bahwa stunting tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memengaruhi perkembangan otak yang berdampak pada kecerdasan dan kualitas hidup di masa depan.
Wakil Ketua kelompok KKM IUQI Kelompok 13 Nuril Anwar menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan masyarakat dan meningkatkan kepedulian bersama dalam mencegah stunting demi tercapainya generasi yang sehat dan unggul,” ujarnya.
Acara semakin menarik dengan adanya sesi diskusi interaktif, pembagian brosur penyusunan menu MPASI oleh tim mahasiswa KKM bersama tenaga kesehatan Puskesmas Ciampea Udik. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait pola asuh, pemberian ASI eksklusif, dan tips menjaga gizi keluarga dengan bahan makanan lokal yang terjangkau.
Melalui seminar ini, mahasiswa KKM IUQI kelompok 13 dan Puskesmas berharap dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan stunting, sehingga lahir generasi sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
(huliatunnisa/rls)