Dukung Percepat Pembangunan, Pemkab Bogor Anggarkan Rp100 Miliar untuk Jalur Khusus Tambang

  • Whatsapp
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat jatnika. (foto.aga jurnalbogor)

jurnalbogor.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menganggarkan sekitar Rp100 miliar melalui APBD Tahun 2026 untuk pembebasan lahan jalur khusus angkutan tambang sepanjang 12 kilometer dari Cigudeg hingga Rumpin.

Untuk mempercepat realisasi pembangunan tersebut, Bupati Bogor mengajak seluruh pengusaha tambang di wilayah Bogor Barat berkolaborasi dan bergotong royong mendukung program strategis pemerintah daerah.

Read More

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bogor saat memimpin rapat pembahasan pembangunan jalan penunjang tambang bersama para pengusaha tambang di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Selasa (13/1/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh 28 pimpinan perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Bogor Barat, terdiri dari 22 perusahaan di Kecamatan Cigudeg, 5 perusahaan di Kecamatan Rumpin, dan 1 perusahaan di Kecamatan Parung Panjang.

Rudy menjelaskan bahwa dukungan anggaran melalui APBD Tahun 2026 difokuskan pada pembebasan lahan, persiapan trase, serta kegiatan land clearing. Sementara pembangunan fisik jalan khusus tambang direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2027.

“Total anggaran sekitar Rp100 miliar disiapkan, termasuk untuk kegiatan land clearing, karya bakti bersama TNI, serta pembangunan jembatan sementara di beberapa titik,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Ajat Rochmat jatnika, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen menyelesaikan persoalan jalan angkutan tambang yang selama ini berdampak langsung terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Karena itu, kami memutuskan untuk membangun jalan khusus angkutan barang dan tambang agar tidak lagi bersinggungan dengan aktivitas warga,”terang Ajat saat menggelar konferensi pers bersama para awak media, Selasa (13/1/2026) malam.

Dalam pelaksanaan percepatan pembangunan, pemkab Bogor mengajak seluruh pengusaha tambang untuk berperan aktif dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, kontribusi dari para pelaku usaha merupakan wujud kebersamaan dalam menjaga keberlangsungan ekonomi wilayah. (Aga*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *