jurnalbogor.com – Atlet binaan Pendidikan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) dan PASI Kabupaten Bogor kembali menambah koleksi medali pada hari kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jakarta Athletics League Series 2 yang dilangsungkan di Rawamangun, Jakarta pada 8–10 September 2026.
Setelah pada hari pertama mengoleksi satu medali emas dan satu perak, kali ini atlet PPOPM Kabupaten Bogor berhasil menambah satu medali emas dan satu perunggu dari nomor lari 1.500 meter putra.
Medali emas dipersembahkan Muhammad Ayub yang tampil gemilang pada nomor 1.500 meter putra.
Sementara rekannya, Dafa Dwi, berhasil menyumbangkan medali perunggu pada nomor yang sama.
Dengan tambahan tersebut, hingga hari kedua pelaksanaan Kejurnas Atletik, kontingen PPOPM Kabupaten Bogor telah mengoleksi total empat medali, terdiri dari dua emas, satu perak, dan satu perunggu.
Sebelumnya, pada hari pertama, medali emas diraih Shasya Agustien dari nomor 400 meter U-20 putri. Sedangkan Muhammad Tofa mempersembahkan medali perak dari nomor 100 meter U-20 putra.
Kepala UPT PPOPM Kabupaten Bogor, Hendrik Sulihadi, mengaku bersyukur atas konsistensi prestasi yang ditunjukkan para atlet. Menurutnya, tambahan medali pada hari kedua menjadi bukti bahwa para atlet mampu menjaga performa dan bersaing di level nasional.
“Alhamdulillah, pada hari kedua atletik kembali menambah satu medali emas dan satu perunggu. Tentunya kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perjuangan Muhammad Ayub dan Dafa Dwi. Sampai hari kedua, total sudah dua emas, satu perak dan satu perunggu,” ujar Hendrik.
Hendrik berharap raihan tersebut dapat menambah motivasi atlet PPOPM Kabupaten Bogor lainnya yang masih akan bertanding.
“Perjuangan belum selesai. Kami berharap atlet-atlet yang masih akan turun bertanding bisa tetap fokus, menjaga kondisi dan memberikan kemampuan terbaiknya. Mudah-mudahan masih ada tambahan medali untuk Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengapresiasi capaian para atlet PPOPM yang mampu menunjukkan prestasi sejak hari pertama hingga hari kedua Kejurnas.
“Ini tentunya menjadi capaian yang membanggakan. Para atlet PPOPM Kabupaten Bogor telah menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan mampu menghasilkan atlet yang kompetitif dan berprestasi di tingkat nasional,” kata Asnan AP.
Asnan berharap prestasi tersebut terus meningkat sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan atlet potensial Kabupaten Bogor untuk menghadapi berbagai kejuaraan yang lebih tinggi.
“Kami ingin para atlet terus berkembang. Jangan cepat puas dengan hasil yang sudah diraih. Prestasi di Kejurnas ini harus menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya. (Aga)






