jurnalbogor.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor mulai memacu persiapan seluruh cabang olahraga (cabor) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Tak main-main, kontingen Kota Bogor membidik target 100 medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedi Sumarna, menegaskan seluruh jajaran pelatih dan atlet harus berada dalam kondisi siap tempur. Persiapan tidak boleh hanya mengandalkan latihan rutin, tetapi harus terukur dan dilakukan secara konsisten hingga pelaksanaan Porprov.
Dedi meminta para pelatih bersama bidang pembinaan dan prestasi (Binpres) masing-masing cabor untuk memastikan kesiapan atlet sekaligus mengevaluasi program latihan yang telah berjalan.
“Pelatih dan Binpres harus benar-benar memastikan kesiapan atlet. Program latihan jelang Porprov harus terukur dan terus dievaluasi,” ujar Dedi.
Menurutnya, memasuki masa persiapan menuju kompetisi, kondisi fisik atlet menjadi salah satu faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Karena itu, jajaran pelatih diminta melakukan pemantauan secara rutin, termasuk mengingatkan atlet agar disiplin menjaga kebugaran.
Tidak hanya latihan fisik, pola makan dan pemenuhan kebutuhan nutrisi juga menjadi perhatian. Atlet harus mendapatkan asupan yang cukup agar mampu menjalani program latihan dengan optimal dan terhindar dari penurunan kondisi fisik menjelang pertandingan.
“Pelatih juga harus memonitor dan mengingatkan atlet untuk menjaga kondisi fisik, pola makan, serta memastikan kebutuhan vitamin dan asupan lainnya terpenuhi,” tegasnya.
Dedi menilai kesiapan atlet harus dibangun secara menyeluruh. Sebab, target besar yang dipatok KONI Kota Bogor tidak akan tercapai jika persiapan hanya dilakukan menjelang pertandingan.
Dengan target 100 medali emas, setiap cabor dituntut memberikan kontribusi maksimal. Evaluasi prestasi, kesiapan atlet, program latihan hingga kondisi fisik harus menjadi bagian dari pengawasan bersama.
“Kita menargetkan 100 medali emas. Karena itu, seluruh unsur harus bekerja maksimal dan memastikan atlet benar-benar siap 100 persen menghadapi Porprov,” katanya.
KONI Kota Bogor pun mendorong para pelatih dan Binpres untuk tidak hanya fokus pada atlet yang berpeluang meraih medali, tetapi juga memastikan seluruh atlet yang dipersiapkan dalam kondisi terbaik.
Dedi berharap persiapan yang matang, disiplin latihan, pola hidup sehat dan pengawasan berkelanjutan dapat menjadi modal penting bagi kontingen Kota Bogor untuk memenuhi target 100 medali emas sekaligus mengangkat prestasi olahraga Kota Bogor di tingkat Jawa Barat.
(FDY)






