Latihan di Ancol, 6 Atlet Layar Kabupaten Bogor Buru 2 Emas PORPROV Jabar 2026

  • Whatsapp

jurnalbogor.com — Enam atlet layar Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026. Meski tidak memiliki wilayah pantai, Kontingen Kabupaten Bogor optimistis mampu bersaing dan membidik dua medali emas pada cabang olahraga (cabor) layar.

Pertandingan cabor layar PORPROV XV Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung di Pantai Balongan, Kabupaten Indramayu, pada November 2026 mendatang.

Read More

Untuk mengejar target tersebut, enam atlet Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Kabupaten Bogor saat ini fokus menjalani pemusatan latihan di Pantai Ancol, Jakarta Utara.

Sekretaris Umum PORLASI Kabupaten Bogor, Siti Mahnin, SH, mengatakan pemantapan latihan dilakukan untuk memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi terbaik dan mampu tampil maksimal saat pertandingan.

”Atlet kita sekarang fokus latihan di Pantai Ancol. Dan itu semua demi penampilan yang maksimal pada saat nanti bertanding pada PORPROV XV Jabar 2026,” kata Siti Mahnin, Selasa (6/10/2026).

Bunda Mahnin, sapaan akrab Siti Mahnin, menjelaskan enam atlet tersebut akan turun di kelas masing-masing dan menjadi bagian dari Kontingen Kabupaten Bogor pada PORPROV XV Jawa Barat 2026.

Keenam atlet tersebut yakni Muhammad Rasyah Abbas di nomor Class RS ONE Open, Raynara Atmaka Gandadinata di nomor Class RS X Open, Naira Khoirunnisa Putri di nomor Optimist Grenplit, Siti Sagina Salsabila Azalia di nomor Class RS ONE Open, Raudina Ayuning Rinjani di nomor Class RS X Open, serta Kris Soebiyantoro di nomor Class ILCA 7.

”Ke 6 atlet kita akan turun di kelasnya masing-masing. Dan dari keenam atlet tersebut kami menargetkan dua medali emas,” kata Bunda Mahnin.

Menurut Mahnin, seluruh atlet yang dipersiapkan untuk tampil di PORPROV XV Jabar 2026 memiliki peluang untuk menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Bogor.

Namun, persaingan dipastikan cukup ketat, terutama dengan daerah-daerah yang memiliki wilayah pantai dan secara geografis lebih diuntungkan dalam pembinaan olahraga layar.

”Terkait kekuatan, tentunya daerah-daerah yang memiliki pantai, seperti Sukabumi, Indramayu, Cianjur maupun Pangandaran,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat PORLASI Kabupaten Bogor kehilangan optimisme. Persiapan atlet terus dimatangkan, termasuk dengan menjalani latihan di kawasan pantai sebagai bagian dari adaptasi terhadap kondisi pertandingan.

”Kabupaten Bogor memang tidak punya pantai. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk bisa mempersembahkan medali emas pada PORPROV nanti, melalui atlet-atlet andalan kami,” kata Bunda Mahnin. (Aga*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *