jurnalbogor.com – Sebanyak 954 atlet dari 67 cabang olahraga (cabor) kontingen Kabupaten Bogor menjalani pemeriksaan kesehatan atau Medical Check-Up (MCU) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Pemeriksaan kesehatan tersebut berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di Ruang VVIP Stadion Pakansari, Kompleks Stadion Gelora Pakansari, Cibinong. Kegiatan ini melibatkan tim medis dari RS Sentra Medika sebagai mitra pemeriksaan.
Sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga mulai menjalani pemeriksaan, di antaranya anggar, bola tangan, aeromodeling, arung jeram, dan terjun payung.
MCU bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik dan kesehatan atlet, mendeteksi potensi gangguan kesehatan maupun risiko cedera sejak dini, serta memastikan kesiapan atlet sebelum bertanding. Hasil pemeriksaan juga menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dalam menyusun program latihan menjelang kompetisi.
Sebelumnya, Ketua Harian Kontingen Kabupaten Bogor, Sugiarto, menegaskan bahwa seluruh atlet yang akan berlaga pada Porprov XV Jawa Barat 2026 wajib mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut.
Menurutnya, undangan pemeriksaan telah disampaikan kepada seluruh cabang olahraga dengan jadwal yang sudah ditentukan untuk masing-masing peserta.
“Undangan sudah disebarkan ke-67 cabang olahraga Kabupaten Bogor. Mengingat pemeriksaan kesehatan tersebut wajib diikuti oleh seluruh atlet yang akan bertanding pada Porprov XV Jabar 2026, semua atlet harus datang sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” kata Sugiarto.
Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan tim medis nantinya menjadi salah satu acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan pada sisa waktu persiapan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan setiap atlet, pelatih dapat menyesuaikan program latihan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.
“Adapun tim medis yang kita gandeng dalam pemeriksaan kesehatan atlet ini, yaitu dari RS Sentra Medika,” ucapnya.
Melalui pemeriksaan ini, Kontingen Kabupaten Bogor berharap persiapan menuju Porprov XV Jawa Barat 2026 tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan atlet agar dapat mengikuti pertandingan secara optimal. (Aga*)






