jurnalbogor.com – Sebanyak 705 atlet pelajar tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) siap bersaing dalam Kejuaraan Bapopsi Cup Kabupaten Bogor cabang olahraga (cabor) atletik. Ajang ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet potensial sejak usia dini.
Ketua Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kabupaten Bogor, Muhammad Saepudin, menyampaikan hal tersebut saat memimpin technical meeting menjelang pertandingan, Selasa (20/10/2026).
Saepudin mengapresiasi tingginya partisipasi atlet pelajar dalam kejuaraan tersebut. Menurutnya, Bapopsi Cup menjadi salah satu wadah untuk mengembangkan potensi sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pembuktian potensi para atlet muda di Kabupaten Bogor. Kami berharap seluruh peserta bertanding dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujar Saepudin saat memberikan arahan dalam technical meeting.
Kejuaraan atletik Bapopsi Cup kali ini mempertandingkan 14 nomor perlombaan yang terbagi dalam kategori putra dan putri.
Untuk peserta tingkat SD kelas 1 hingga 3, nomor yang dipertandingkan meliputi Kanga Escape dan lari 60 meter. Sementara itu, peserta SD kelas 4 hingga 6 akan berkompetisi pada nomor lari 60 meter dan 400 meter.
Adapun di tingkat SMP, para peserta akan berlomba pada nomor lari 80 meter, lompat jauh, dan tolak peluru.
Seluruh rangkaian pertandingan dipusatkan di lintasan atletik Pendidikan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Kabupaten Bogor. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kelancaran kompetisi sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi para atlet pelajar.
Melalui penyelenggaraan Bapopsi Cup, diharapkan semakin banyak bibit atlet atletik potensial yang terjaring untuk mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.
Dengan pembinaan yang terarah, para atlet muda diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan prestasi sehingga siap bersaing di tingkat regional hingga nasional, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bogor melalui olahraga. (Aga*)






