jurnalbogor.com – Menyikapi dinamika hukum yang terjadi di Kabupaten Bogor saat ini. Ketua Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Muslim (PD GPI) Kabupaten Bogor, Debbi Puspito, S.H., M.H. mengaku sangat menghormati dan mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berjalan di Kabupaten Bogor.
Apalagi, belum lama ini tim pemberantasan korupsi (antirasuah) telah melakukan penggeledahan di lingkup Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
”Kami sangat menghormati dan mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Dan kami meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk mempercayakan sepenuhnya proses hukum secara adil, transparan, profesional, dan proporsional kepada Aparat Penegak Hukum yang berwenang, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata Ketua PD PGI Kabupaten Bogor Debbi Puspito, S.H., M.H., dalam keterangan rilis, Rabu (2/9/2026).
Selain itu, Ketua PD PGI juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor untuk tidak melakukan penghakiman di luar pengadilan (trial by the press / trial by social media).
”Mari kita hindari kesimpulan-kesimpulan prematur yang dapat mencederai prinsip keadilan dan merugikan pihak-pihak terkait sebelum adanya putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap,” kata Debbi menambahkan.
Tak hanya itu, Debbi juga mengajak seluruh masyarakat untuk waspada terhadap upaya penggiringan opini negatif yang sengaja dibangun untuk merusak kepercayaan publik, yang pada akhirnya dapat merugikan keberlangsungan jalannya pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Bogor.
Terlebih sambung Debbi, PD GPI Kabupaten Bogor memberikan dukungan moril terhadap keberlangsungan pembangunan pro-rakyat yang selama ini telah dan sedang dijalankan dengan penuh komitmen oleh Bupati Kabupaten Bogor Bapak Rudy Susmanto, S.Si. dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor Bapak H. Ade Ruhandi, S.E. (Jaro Ade). Terutama pembangunan untuk kepentingan masyarakat luas tidak boleh terhenti karena dinamika yang ada.
”Kami menarasikan bahwa setiap perjuangan pasti akan menempuh berbagai macam rintangan dan ujian. Adanya persoalan hukum yang terjadi saat ini harus kita jadikan sebagai ibroh (pelajaran berharga) sekaligus penyemangat dan momentum introspeksi bagi para pemangku kebijakan di Kabupaten Bogor untuk tetap fokus, solid, dan istiqomah berbuat yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Debbi. (Aga*)






