Dua Siswa SMK Anak Bangsa Raih Beasiswa dalam Bedah Buku Sejarah Jasinga

  • Whatsapp
Kegiatan bedah buku Sejarah Perjuangan Rakyat Jasinga. Foto: Tyo

jurnalbogor.com – Bedah buku Sejarah Perjuangan Rakyat Jasinga karya RA Dien atau Kang Didin di SMK Anak Bangsa, Rabu (30/9/2026), dirangkaikan dengan pemberian beasiswa kepada dua siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Aliansyah dan Novia menerima beasiswa kuliah di Universitas Islam Prabu Siliwangi dari Dr. H. Usep Nukliri, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil V. Aliansyah bercita-cita menjadi pengusaha, sedangkan Novia ingin menjadi penulis.

Read More

Kegiatan itu dihadiri Dr. H. Usep Nukliri, Iwan Irawan, S.E., M.Si. dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Dr. Rusliandy, S.STP., M.Si., M.E. dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, serta Kang Didin.

Iwan Irawan mengapresiasi buku tersebut dan menyebut Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor mendampingi proses penerbitannya. Menurutnya, buku itu menarik karena mengangkat sejarah lokal Jasinga, meski sejumlah referensi masih dikaji untuk memastikan kesesuaiannya dengan sumber sejarah yang ada.

“Yang kita bedah dari buku ini adalah awal sebelum lahirnya kalian,” ujar Iwan.

Ia mengatakan, pemahaman sejarah lokal membantu generasi muda mengenali identitas daerah tempat mereka lahir dan tumbuh.

“Berarti mengenal sejarah lokal ini berarti mengenal identitas tanah lahir kita,” katanya.

Iwan mendorong generasi muda mempelajari sejarah dan kebudayaan daerah di tengah pengaruh budaya luar. Ia menilai dokumentasi sejarah Jasinga dapat memperkaya kebudayaan Kabupaten Bogor dan berharap semakin banyak sejarawan mendokumentasikan sejarah daerah.

Dalam pemaparannya, Iwan menyebut perjuangan rakyat Jasinga sebagai bagian dari perlawanan terhadap penjajahan Belanda hingga wilayah Banten.

Kang Didin mengatakan buku Sejarah Perjuangan Rakyat Jasinga disusun untuk mendokumentasikan sejarah masyarakat Jasinga dan mengenalkannya kepada generasi muda.

Acara itu juga dimeriahkan penampilan siswa berupa tari merak, menyanyi, dan pembacaan puisi.

(Khopipah/uik-cc)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *