jurnalbogor.com – Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kabupaten Bogor terus memperkuat pembinaan olahraga usia dini melalui penyelenggaraan Bapopsi Cup 2026, Kejuaraan Atletik Antarpelajar yang digelar di PPOPM Center, Cibinong.
Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi Bapopsi Kabupaten Bogor dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bogor, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (KKG PJOK), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor.
Bapopsi Cup 2026 mempertandingkan sejumlah nomor atletik yang diikuti pelajar dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Untuk kategori SD kelas 1–3, nomor yang dipertandingkan meliputi lari 60 meter dan Kanga Escape. Sementara itu, siswa SD kelas 4–6 mengikuti nomor lari 60 meter dan 400 meter.
Adapun pada tingkat SMP, para peserta berkompetisi dalam nomor lari 80 meter, lompat jauh, dan tolak peluru.
Ketua Bapopsi Kabupaten Bogor, Muhammad Saepudin, mengatakan Bapopsi Cup 2026 dirancang sebagai wadah pembinaan atlet usia dini yang berkelanjutan. Melalui kejuaraan ini, para pelajar diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.
Menurut Saepudin, kejuaraan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk memperebutkan kemenangan, tetapi juga bagian dari upaya menjaring dan membina atlet-atlet potensial yang dapat memperkuat prestasi olahraga Kabupaten Bogor pada masa mendatang.
“Bapopsi Cup 2026 ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan langkah nyata kita dalam memupuk dan menjaring talenta-talenta muda atletik di Kabupaten Bogor sejak usia dini. Melalui keterlibatan siswa dari jenjang SD hingga SMP, kita ingin menanamkan jiwa sportivitas sekaligus membangun fondasi prestasi olahraga daerah di masa depan,” ujar Saepudin.
Ia berharap kejuaraan yang mengusung semangat “Sportivitas Membentuk Prestasi” tersebut mampu melahirkan atlet-atlet pelajar berbakat yang dapat berprestasi di berbagai tingkatan.
Saepudin juga berharap PPOPM Center dapat menjadi salah satu tempat lahirnya atlet-atlet muda potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Bogor, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
“Kami berharap PPOPM Center dapat menjadi saksi lahirnya atlet-atlet pelajar berbakat yang nantinya tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Bogor, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh sekolah di Kabupaten Bogor untuk berpartisipasi aktif dengan mengirimkan siswa-siswi terbaiknya dalam kejuaraan tersebut.
Melalui Bapopsi Cup 2026, pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Bogor diharapkan semakin berkembang. Ajang ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun regenerasi atlet secara berkesinambungan dan memperkuat fondasi prestasi atletik Kabupaten Bogor pada masa mendatang. (Aga*)






