jurnalbogor.com – Sebanyak 909 pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengikuti Kejuaraan Bapopsi Cup Kabupaten Bogor 2026 yang digelar di kompleks Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Kabupaten Bogor, Kamis (22/10/2026).
Kejuaraan yang mempertandingkan dua cabang olahraga (cabor), yakni atletik dan taekwondo, ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga.
Sekretaris Umum Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Jawa Barat, Uus Suyana, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut, baik kepada panitia maupun para peserta yang turut ambil bagian.
Menurut Uus, Kabupaten Bogor menjadi satu-satunya daerah dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang menyelenggarakan kejuaraan Bapopsi Cup.
Karena itu, ia berharap penyelenggaraan kejuaraan serupa dapat diikuti daerah lain sebagai bentuk komitmen dalam pembinaan dan pengembangan olahraga pelajar.
“Bapopsi kota dan kabupaten lain harus bisa menyelenggarakan kejuaraan seperti ini, minimal satu cabang olahraga saja,” kata Uus.
Ia menambahkan, hasil kejuaraan tersebut dapat menjadi aset berharga bagi Bapopsi Jawa Barat dalam memetakan potensi atlet muda. Para atlet pelajar yang berkompetisi nantinya dapat masuk dalam basis data atlet Kabupaten Bogor sehingga memudahkan proses penjaringan untuk menghadapi berbagai ajang olahraga, seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
Sementara itu, Ketua Bapopsi Kabupaten Bogor, Muhammad Saepudin, mengatakan jumlah peserta yang mengikuti Bapopsi Cup 2026 mencapai 909 pelajar dari tingkat SD dan SMP.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 705 pelajar mengikuti cabang olahraga atletik yang mempertandingkan 14 nomor putra dan putri. Beberapa nomor yang dilombakan di antaranya kanga escape dan lari 60 meter untuk tingkat SD.
Untuk pelajar SD kelas IV hingga VI, nomor pertandingan meliputi lari 60 meter dan 400 meter. Sementara itu, pada tingkat SMP, perlombaan mencakup lari 80 meter, lompat jauh, dan tolak peluru.
Adapun cabang olahraga taekwondo mempertandingkan nomor kyorugi dan poomsae dengan jumlah peserta 204.
Menurut Saepudin, kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya Bapopsi Kabupaten Bogor untuk memperkuat pembinaan olahraga pelajar sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
“Bapopsi Cup 2026 menjadi salah satu upaya untuk menjaring dan mengembangkan potensi atlet muda di Kabupaten Bogor,” kata Saepudin yang akrab disapa Aep.
Ia berharap, melalui kejuaraan tersebut, semakin banyak atlet potensial yang teridentifikasi dan dapat mengikuti pembinaan secara berkelanjutan.
“Kami berharap mereka bisa dipersiapkan untuk bersaing di tingkat regional maupun nasional, serta mengharumkan nama Kabupaten Bogor melalui prestasi olahraga,” pungkasnya. (Aga)






