jurnalbogor.com – Sebagai bentuk transparansi dalam pelaksanaan program revitalisasi Sekolah Alam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Abata, di Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang. Kabupaten Bogor.
Menjadi hal penting untuk memastikan bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Melalui program revitalisasi ini, bantuan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana PAUD Abata, sehingga anak-anak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan lebih nyaman, aman, dan optimal.
Bantuan terdiri dari 2 lokal, 3 kamar mandi, untuk kamar mandi 1 untuk anak disabilitas, Ruang ATK. Dan Lapangan bermain untuk siswa. Dengan anggaran Rp837.263.000,’
“Sesuai dengan instruksi dari hasil bimtek, bahwa segala sesuatunya harus dilakukan secara transfaran. Langkah yang kami lakukan adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan unsur pemerintah setempat, berikut media dan yang lain,” ujar Ketua Yayasan Budiyanto, Rabu (14/10/26). Kepada wartawan.
Sementara Penilik PAUD Kecamatan Kemang Jubardah menambahkan, dirinya sebagai Penilik Kecamatan Kemang ini, sangat mengapresiasi dengan dapatnya dana revitalisasi untuk PAUD Abata.
“Kami dari Dinas Pendidikan akan memantau, nanti harus ada foto kegiatannya. Foto kegiatan bisa dari awal, dari nol, misalnya bentuknya seperti ini. Terus misalnya kalau udah 10% , nanti dari 10%, 30% itu harus ada. Jadi ada foto kegiatannya sampai misalnya udah 50%, 70%, sampai 100% harus ada foto kegiatan.,” tukasnya.
Keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut. Mulai dari informasi mengenai besaran bantuan, rencana penggunaan anggaran, proses pengerjaan, hingga hasil pembangunan perlu disampaikan secara jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. (Aga*)






