jurnalbogor.com – Atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor, Mulya Utama, sukses meraih medali emas cabang olahraga tenis meja nomor tunggal putra pada ajang Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi kontingen SOIna Kabupaten Bogor yang mewakili Jawa Barat. Mulya tampil impresif dengan keterampilan mengolah bola, kepercayaan diri, serta ketenangan dalam menghadapi lawan sepanjang pertandingan.
Dengan permainan yang terarah dan kemampuan membaca arah bola, Mulya mampu menunjukkan kualitas terbaiknya hingga berhasil meraih podium tertinggi.
Keberhasilan ini sekaligus membuktikan bahwa atlet SOIna Kabupaten Bogor memiliki potensi besar untuk bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Riza Juangsah Rahmat, mengaku bangga dan kagum atas pencapaian Mulya. Menurutnya, medali emas tersebut bukan sekadar prestasi olahraga, tetapi juga mencerminkan semangat juang dan kemampuan luar biasa yang dimiliki sang atlet.
“Saya sangat bangga dan kagum melihat penampilan Mulya Utama. Skill, gaya bermain, serta keberaniannya dalam menghadapi pertandingan menunjukkan bahwa ia memiliki potensi yang luar biasa. Medali emas ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bogor dan membuktikan bahwa para atlet SOIna mampu tampil hebat di panggung nasional,” ungkap Riza.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi Mulya dan atlet SOIna lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga semangat berlatih, serta berani menunjukkan potensi terbaik mereka.
Apresiasi juga disampaikan Ketua SOIna Kabupaten Bogor, Ahmad Azwary. Ia menilai keberhasilan Mulya merupakan pencapaian istimewa sekaligus menjadi penyemangat bagi pembinaan atlet SOIna di Kabupaten Bogor.
“Kami sangat bangga atas keberhasilan Mulya meraih medali emas. Ia menunjukkan kemampuan bermain yang mengesankan dan semangat bertanding yang luar biasa. Prestasi ini menjadi bukti bahwa dengan latihan, pembinaan, dan dukungan yang tepat, atlet SOIna mampu meraih hasil terbaik,” ujar Ahmad.
Ahmad menambahkan, keberhasilan atlet tidak terlepas dari kerja keras selama menjalani latihan serta dukungan berbagai pihak yang terus memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkembang dan berprestasi.
Sementara itu, pelatih tenis meja, Budiono, turut mengapresiasi penampilan Mulya. Menurutnya, sang atlet menunjukkan keterampilan, keberanian, dan kepercayaan diri yang menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan.
“Mulya tampil sangat baik. Saya kagum melihat skill dan gaya bermainnya di meja pertandingan. Ia mampu menunjukkan permainan yang membanggakan dan memperlihatkan hasil dari proses latihan yang dijalani. Medali emas ini tentu menjadi kebahagiaan bagi kami semua,” tutur Budiono.
Budiono berharap keberhasilan tersebut tidak membuat Mulya cepat berpuas diri. Sebaliknya, medali emas ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus berlatih, meningkatkan teknik permainan, dan mempertahankan prestasi pada kesempatan berikutnya.
Raihan emas Mulya Utama menambah kebanggaan SOIna Kabupaten Bogor dan Jawa Barat di ajang PeSONas II 2026. Lebih dari sekadar kemenangan, prestasi ini menunjukkan potensi, ketekunan, dan semangat atlet disabilitas intelektual dalam mengembangkan kemampuan serta meraih prestasi.
Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, pengurus SOIna, pelatih, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak atlet Kabupaten Bogor yang mampu mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (Aga)






