jurnalbogor.com — Sosok Sairan dikenal sebagai salah satu legenda sepakbola Kabupaten Bogor dan Persikabo yang kini mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Mantan gelandang serang Persikabo era 1990-an hingga awal 2000-an itu baru-baru ini mendapat kepercayaan baru. Sairan resmi dipromosikan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor.
Promosi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Sairan dalam mengabdikan diri di lingkungan Pemkab Bogor. Penunjukan itu juga menjadi bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap sosok yang memiliki pengalaman panjang, baik di dunia olahraga maupun birokrasi.
Sebelum menduduki jabatan barunya, Sairan dipercaya sebagai Kepala UPT Sarana dan Prasarana (Sarpras) pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor sejak 2023 hingga 2026.
Perjalanan Sairan di lingkungan Pemkab Bogor dimulai pada 2003. Saat itu, ia mengawali pengabdiannya sebagai tenaga honorer di Dinas Tata Ruang Kabupaten Bogor hingga 2005.
Pada 2005, Sairan kemudian berpindah tugas ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor dan bertugas hingga 2009.
Seiring adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) serta terbentuknya Dispora Kabupaten Bogor, Sairan kemudian menjadi bagian dari jajaran pegawai di lingkungan Dispora.
Di luar kiprahnya sebagai ASN, nama Sairan tidak bisa dilepaskan dari perjalanan sepakbola Kabupaten Bogor. Ia mengawali karier sepakbola sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Bakatnya kemudian mengantarkan Sairan menjadi bagian dari Persikabo. Sebagai seorang gelandang serang, ia dikenal memiliki semangat dan totalitas tinggi ketika membela tim kebanggaan Kabupaten Bogor tersebut.
Hingga kini, kepedulian Sairan terhadap perkembangan sepakbola Kabupaten Bogor tetap terlihat. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki perhatian besar terhadap pembinaan dan masa depan sepakbola di daerahnya.
Di tengah perjalanan kariernya sebagai birokrat, Sairan tetap membawa semangat dan pengalaman yang diperolehnya dari lapangan hijau.
Dalam kehidupan keluarga, Sairan merupakan suami dari Futriyanah. Keduanya telah dikaruniai tiga orang anak, yakni Ranita Fitri, Nabila Gemintang, dan Faeza Muhammad Haz. (Aga)






