jurnalbogor.com – Sebanyak 32 atlet tenis putra dan putri dari KU-14 mengikuti ajang seleksi nasional (Seleknas) yang digelar di Lapangan Tenis Kapten Muslihat Pakansari, 26 Januari sampai 4 Februari 2026.
Seleksi nasional ini dilakukan oleh Pengurus Pusat (PP) Pelti untuk mencari 3 pemain putra dan 3 pemain putri yang akan mewakili Tim Tenis Indonesia KU-14 tahun pada ajang World Junior Tenis Championship (WJTC) di Kuching, Malaysia dalam waktu dekat.
“Seleknas para atlet tenis ini diikuti oleh para atlet tenis KU- 14 tahun dari semua daerah dari Indonesia,” ujar Kabid Binpres PP Pelti, Ardi Rivali, Selasa (27/1/2026).
Ardi Rivali mengatakan, seleknas ini untuk mencari pemain terbaik yang akan ikut pada asia oceania WJTC yang akan dilakukan pada bulan April mendatang.
Untuk tim putra, Ardi Rivali hanya akan mengambil satu pemain lagi.
“Karena sudah ada 2 pemain putra yang sudah lolos. Karena kualitasnya sangat bagus hingga tidak ikut seleksi,” ujar mantan pelatih Timnas Putri Sea Games 2025 di Thaiiland.
Ia mengatakan, target timnas KU 14 Indonesia yang akan ikut event di WJTC tahun 2026 ini ditargetkan masuk dalam babak 8 besar.
“Kami mentargetkan masuk dalam babak 8 besar dalam WJTC tahun 2026 yang akan diikuti oleh 16 negara di Asia Pacifik termasuk Australia, China, Uzbekistan dan Thailand,” papar mantan pelatih Porprov Kabupaten Bogor ini.
Menurutnya, materi pemain tenis yang memperkuat tim Australia, China dan Uzbekistan sangat bagus bagus.
Namun, tambah Ardi, ia sangat optimis para pemain KU -14 Indonesia akan berbicara banyak dalam event WJTC 2026 ini.
Ardi juga sangat mengapresiasi perhatian Pemkab Bogor yang telah memberikan fasilitas lapangan tenis Kapten Muslihat Pakansari untuk seleknas kali ini.
“Saya sangat berterimakasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Dispora dan Pengcab Pelti Kabupaten Bogor yang telah mendukung kegiatan seleknas tenis KU 14 di Pakansari,” ujar Ardi Rivali.
Ia mengatakan, kondisi lapangan tenis Kapten Muslihat Pakansari sangat bagus dan sudah berstandar internasional.
Akan tetapi, lapangan outdoornya kurang banyak. Untuk bisa menggelar event internasionalharus ada 8 lapangan outdoor.
“Lapangannya sangat bagus tapi sayang cuma ada 3 lapangan outdoor. Maksimal harus 8 lapangan outdoor untuk menggelar event Internasional,” tegas Ardi Rivali. (Aga*)






