Pertarungan Dedie VS Aji Jaya Ditentukan Poros Koalisi

  • Whatsapp

jurnalbogor.com – Pertarungan antara Dedie A Rachim dan Aji Jaya Bintara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024 bakal ditentukan oleh masing-masing poros koalisi partai pendukung.

Diprediksi dalam pilkada kali ini kemungkinan bisa terjadi empat poros. Pertama, poros Dedie Rachim, kemudian poros PKS, Ketiga poros PKB, PPP, dan PDI Perjuangan yang mengusung dr Rayendra, dan poros Golkar, Gerindra, Nasdem, yang kemungkinan akan menduetkan Aji Jaya Bintara dan Rusli Prihatevy.

Read More

Dari poros yang ada, poros Aji Jaya Bintara yang kemungkinan besar akan membuat warna baru di Kota Bogor, apabila berhasil memenangkan pilkada.

Hal itu lantaran Aji Jaya Bintara sukses membuat gebrakan program yang tak ditawarkan dari calon lainnya.

Ya, Aji Jaya Bintara merupakan figur calon wali kota alternatif bagi warga yang menginginkan perubahan dan perbaikan di Kota Bogor dari segala sisi.

Sementara di sisi lain, Dedie Rachim diharapkan oleh gerbong lama untuk dapat melanjutkan kepemimpinan Bima Arya oleh partai koalisi lama yakni PAN, Demokrat ditambah PSI.

Sedangkan Aji Jaya Bintara merepresentasikan warna baru dan kepemimpinan anak muda. Pernah mendapat sebagai intelijen ekonomi dunia internasional dan memimpin beberapa perusahaan dan organisasi kepemudaan, membuat orang dekat Prabowo Subianto ini memberikan harapan baru bagi masyarakat.

Aji Jaya mengusung program yang sinergi dengan presiden terpilih. Yakni, makan bergizi dan susu gratis bagi anak dan ibu hamil. Selain program ekonomi kerakyatan lainnya.

Pria yang hobi dengan olahraga sepakbola ini juga telah meluncurkan program lima Kartu Sakti Warga Bogor, yaitu Bogor Murah, Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Kerja, dan Bogor Lingko. Kelimanya adalah manifesto program pro-rakyat, yang manfaatnya langsung diberikan ke masyarakat dan terbukti efektif penerapannya sampai sekarang di DKI Jakarta (melalui Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar). Dalam perjalanan sosialisasinya, Program Kartu ini dilengkapi Chip dan Terintegrasi dengan Teknologi tinggi agar pemanfaatannya benar-benar efektif. Respons masyarakat Kota Bogor sangat positif dan berbondong-bondong mendaftar.

Dengan berbagai program kerakyatan yang diusungnya, dan kedekatan dengan Prabowo, maka kemungkinan besar ia akan mendapatkan hati masyarakat.

Selain itu, kedekatannya dengan presiden terpilih juga dapat memudahkan Kota Bogor mendapat bantuan dari pusat untuk perbaikan infrastruktur.

Apabila Aji Jaya Bintara mendapat restu Prabowo untuk berduet dengan Rusli Prihatevy, tentu hal ini akan menghadirkan pertarungan sengit di pilkada.(*)

Secara matematis, hitungan koalisi yang dipimpin Partai Gerindra, menjadi komponen penting penantang koalisi yang dibentuk Partai Amanat Nasional (PAN), sebagai koalisi petahana. Meski faktor wakil walikota juga menjadi variabel menentukan, dimana kemungkinan besar, (jika mendapat restu Prabowo), Aji Jaya Bintara berpasangan dengan wakil dari Partai Golkar yaitu Rusly Prihatevy. Dan Deddie Rachim kemungkinan besar berpasangan dengan wakil dari kalangan professional atau dari partai pengusungnya. Yang jelas pilkada Kota Bogor masih bersifat dinamis dan akan sangat menarik disimak beberapa bulan kedepan.

(***)

Editor: Fredy Kristianto

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *