Melalui Program Bupati, Kecamatan Sukaraja Melaksanakan Penanaman 250 Pohon

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perikanan dan Pertenakan, Nurhayati (kiri) didampingi Plt Camat Sukaraja, Yudi Hartono saat melaksanakan penanaman pohon di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Jumat (30/1/2026). Ist

jurnalbogor.com – Pemerintah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, melaksanakan kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di Desa Cijujung, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Bogor terkait program pengembangan hutan kota di setiap kecamatan dengan luasan minimal satu hektare.

Read More

Plt Camat Sukaraja, Yudi Hartono, mengatakan bahwa Kecamatan Sukaraja bersyukur dapat merealisasikan program hutan kota per kecamatan dengan memanfaatkan lahan terbuka seluas 1 hektare.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan penanaman pohon di hutan kota Kecamatan Sukaraja. Ini adalah bagian dari program pengembangan hutan kota di setiap kecamatan yang diinsiasi oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto,” ujar Yudi.

Untuk Sukaraja, luasnya mencapai 1 hektare dan hari ini kita lakukan penanaman pohon sebanyak 250 pohon dan akan dilanjut minggu depan,” ungkap Yudi.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 250 pohon ditanam, yang terdiri dari beberapa jenis, diantaranya, pohon akasia, jeng-jeng, serta berbagai jenis pohon keras lainnya.

Menurut Yudi, sebagian area hutan kota sudah ditumbuhi pepohonan besar dan kegiatan ini bertujuan untuk melengkapi agar kawasan tersebut menjadi hutan kota yang tertata rapih.

“Karena masih ada lahan terbuka, maka hari ini kita lengkapi supaya menjadi hutan kota yang benar-benar penuh dan optimal,” jelasnya.

Yudi menambahkan, manfaat dari keberadaan hutan kota ini, memang belum bisa dirasakan dalam waktu singkat. Namun dalam jangka panjang, kawasan ini diharapkan menjadi paru-paru Kecamatan Sukaraja.

“Mungkin satu atau dua bulan ke depan belum terasa, tapi lima sampai sepuluh tahun ke depan ini akan menjadi paru-paru Sukaraja. Menjadi sumber oksigen, ruang hijau, bahkan bisa dimanfaatkan sebagai tempat wisata dan ruang bermain masyarakat,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak), Forkopimcam, Muspika dan Stakeholder lainnya. (Aga)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *